Usai Tawuran, Perjalanan KA di Manggarai Normal Pagi Ini

Youtube.com

Thecocopost.id-JAKARTA, INDONESIA. Perjalanan sejumlah kereta api (KA) di Stasiun Manggarai (MRI) terlihat sudah kembali normal pada Senin (2/12/2019) pagi. Sebelumnya, perjalanan KA sempat terhambat karena terjadinya tawuran pada Minggu (1/12/2019) malam di sekitar stasiun tersebut.

Kepala Stasiun MRI Hendrik Muliyanto membenarkan bahwa perjalanan sejumlah KA dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line sudah kembali normal pagi ini. Lebih detail, dia menjelaskan bahwa perjalanan KA dan KRL ke semua arah sudah kembali normal.

Pada Minggu malam, sempat terjadi tawuran antar warga di dekat Stasiun MRI yang menyebabkan perjalanan sejumlah KRL terganggu. Tawuran yang terjadi selama kurang lebih 15 menit itu menyebab perjalanan KRL terlambat 10-15 menit.

Meski demikian, dampak dari tawuran tersebut tidak terlalu berdampak signifikan terhadap perjalanan kereta. Mengingat, tawuran terjadi pada Minggu malam ketika jadwal perjalanan kereta lebih sedikit dibandingkan pada hari-hari biasa.

Akibat tawuran tersebut, pihak pengguna jasa KRL kembali dirugikan. Ini dikarenakan pengguna jasa harus beralih menggunakan moda transportasi lainnya karena KRL tidak dapat beroperasi.

Untuk mengantisipasi tawuran yang kerap terjadi di MRI, pihak stasiun sebenarnya telah memasang tembok semi permanen yang terbuat dari seng. Tembok tersebut dibuat setelah tembok permanen dibongkar karena adanya proyek jalur ganda di MRI.

Menurut Hendrik, tawuran tersebut mulai masuk ke area rel kereta setelah tembok semi permanen tersebut dijebol paksa oleh massa. Tawuran, awalnya terjadi di dekat Pasaraya dan Jembatan Jagakarsa. Namun, massa akhirnya merangsek masuk ke area rel karena dihalau petugas.

Sebagai informasi, pada Minggu malam telah terjadi tawuran antar warga di dekat Stasiun MRI. Berdasarkan informasi yang beredar, tawuran tersebut terjadi setidaknya selama 15 menit. Tawuran dipicu oleh provokasi di media sosial.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: