Upacara Pengenalan Kehidupan Kampus Usai, Inilah Beberapa Cuplikan Acaranya

(Lugas Destra Rumpakaadi via Live Streaming UBTV)

Thecocopost.id-MALANG, INDONESIA. Upacara pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMaba) Universitas Brawijaya (UB) Malang baru saja selesai.

Dalam acara ini, ada penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hingga sambutan Rektor.

Bagi Anda yang melewatkan keseruan kegiatan ini, The Coco Post Indonesia akan merangkumnya berdasarkan unggahan akun resmi Raja Brawijaya 2019, @raja_brawijaya dan pantauan live streaming Journalist on Duty The Coco Post Indonesia melalui YouTube.

Sebelum resmi dimulai, para peserta PKKMaba disuguhi dengan penampilan paduan suara dari UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UB yang membawakan lagu berjudul “Rumah Kita”.

Setelah itu, peserta PKKMaba disuguhkan penampilan dari UKM Unit Aktivitas Karawitan dan Tari (Unitantri) UB yang membawakan tiga tarian sekaligus.

Dalam acara Senin (13/8/2019) pagi ini, Unitantri UB membawakan Tari Rama-Shinta, Reyog Brawijaya, dan Tari Gandrung yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi.

Selanjutnya, acara dimeriahkan oleh penampilan UKM Marching Band Ekalavya Suara Brawijaya yang membawakan sebuah lagu berjudul Fireworks yang dipopulerkan oleh penyanyi Katy Perry.

Seusai dimanjakan oleh penampilan UKM, acara dilanjutkan dengan upacara PKKMaba.

Inspektur yang bertugas dalam upacara ini adalah Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS.

Membuka upacara PKKMaba, Rektor melakukan penyematan nametag secara simbolis yang diwakilkan oleh dua mahasiswa baru, kemudian diikuti dengan pemasangan nametag seluruh peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) UB, Azzam Izzudin (Fakultas Pertanian 2015) juga turut memberikan sambutannya.

EM UB adalah lembaga tinggi kemahasiswaan di tingkat universitas yang bertanggungjawab dalam menjalankan fungsi pemerintahan mahasiswa di UB.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Rektor UB dengan memperkenalkan juga nama-nama Dekan di masing-masing Fakultas.

Seusai upacara PKKMaba berakhir, ada hal menarik yang ditampilkan oleh para mahasiswa baru, seperti halnya Raja Brawijaya tahun sebelum-sebelumnya.

Yang unik dari penampilan tahun ini adalah megakolaborasinya.

Jika pada tahun sebelumnya yang ditampilkan adalah Paper Mob, Umbrella Mob, dan Tampah Mob, tahun ini yang ditampilkan adalah Perkusi Mob.

Perkusi yang digunakan ada tiga jenis yakni sempoa, papan dada, dan tongkat semaphore.

Ternyata, panitia juga mengundang tim penilai dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk memberikan penilaiannya.

Hasilnya, Perkusi Mob ini dinyatakan berhasil memecahkan rekor megakolaborasi perkusi dengan total peserta sebanyak 14.950 mahasiswa baru.

Usai upacara PKKMaba, peserta kemudian dimobilisasi ke gedung Samantha Kridha, Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), GOR Pertamina, dan UB Sports Center untuk mengikuti rangkaian acara selanjutnya.

(ldr)

Hits: 11

Bagikan:

Lugas Destra Rumpakaadi

Hanya seorang mahasiswa dan penulis lepas. Hobi baca, foto, jalan-jalan random demi kalian semua yang kangen tulisanku.

Tinggalkan Balasan