Tiket KA PP Medan-Siantar Habis

Foto: GM PT KAI Divre I Sapto Hartoyo (Tribun Medan)

Thecocopost.id-Medan. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tiket KA Medan-Siantar habis terjual.

GM Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo mengatakan, tiket itu adalah untuk keberangkatan 12-18 Juni 2018. Kemudian, untuk arus balik keberangkatan 14-18 Juni dari Siantar-Medan juga habis terjual.

“Untuk jurusan Siantar seperti KA Siantar Ekspres tanggal 12-18 Juni sudah habis. Arus balik dari Siantar ke Medan tanggal 14-18 Juni juga habis,” kata Sapto di kantor Divre I Sumut pada Selasa (5/6) dikutip dari laman Tribun-Medan.com.

Selain tiket KA Siantar Ekspres, tiket KA Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai untuk keberangkatan 12-17 Juni juga habis terjual. Kemudian untuk arus baliknya pada keberangkatan tanggal 16-20 Juni 2018 juga sudah habis. Tiket yang habis ini adalah tiket KA kelas ekonomi.

Sebagai langkah antisipasi arus mudik dan balik, PT KAI melakukan penambahan kereta. Penambahan ini dilakukan dengan rincian 1 kereta eksekutif, 4 kereta bisnis, dan 2 kereta ekonomi.

Selain itu, PT KAI juga melakukan sejumlah persiapan seperti pemeriksaan jalur dan lokomotif yang digunakan. Hal tersebut dilakukan sebagai optimalisasi penggunaan KA pada saat mudik Lebaran.

“Sudah kita lakukan pengecekan jalur, kereta, dan lokomotif. Lintasannya, rel, wesel, dan jembatan juga sudah kita cek semua,” jelas Sapto, dikutip dari laman Tribun-Medan.com.

Diperkirakan, puncak arus mudik di Divre I ini terjadi pada Rabu (13/6) dan arus balik pada Minggu (24/6). Pada 1 minggu menjelang Lebaran, umumnya pemesaanan akan lebih ramai dibandingkan saat ini.

Tahun ini, penjualan tiket PT KAI mengalami kenaikan sebesar 2 persen.

“Tahun lalu, itu realisasi yang kita angkut pada 2017, 282.330 orang. Tahun ini kita program menjadi 286.621,” jelas Sapto, dikutip dari laman Tribun-Medan.com.

Ketika puncak arus mudik, pemudik akan memenuhi stasiun KA sehari penuh. Namun, terdapat perbedaan pengguna KA di Jawa dan di Sumut.

“Di Jawa pada tanggal-tanggal segini sudah habis tiketnya. Kalau di sini masih penambahan kereta saja, tapi di Jawa sudah menambah frekuensi perjalanan KA,” jelas Sapto seperti dikutip dari laman Tribun-Medan.com. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: