Tiket KA Lebaran Bisa Dipesan Mulai 14 Februari 2020

Stasiun Surabaya Gubeng (The Coco Post Indonesia/M Bagas Widiyakto)

MALANG (INDONESIA), Thecocopost.id-Tiket kereta api (KA) untuk Angkutan Lebaran 1441 Hijriyah sudah bisa dipesan mulai Jumat (14/2/2020). Informasi tersebut disampaikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) melalui siaran pers resminya.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro mengatakan tiket KA reguler untuk Masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB. Tiket yang dijual adalah untuk keberangkatan H-10 Lebaran (14 Mei 2020) dan seterusnya.

TANGGAL MULAI DIBUKANYA PENJUALAN PERIODE TANGGAL KEBERANGKATAN
14 Februari 2020 H-10 14 Mei 2020
15 Februari 2020 H-9 15 Mei 2020
16 Februari 2020 H-8 16 Mei 2020
17 Februari 2020 H-7 17 Mei 2020
18 Februari 2020 H-6 18 Mei 2020
19 Februari 2020 H-5 19 Mei 2020
20 Februari 2020 H-4 20 Mei 2020
21 Februari 2020 H-3 21 Mei 2020
22 Februari 2020 H-2 22 Mei 2020
23 Februari 2020 H-1 23 Mei 2020
24 Februari 2020 H1 24 Mei 2020
25 Februari 2020 H2 25 Mei 2020
26 Februari 2020 H+1 26 Mei 2020
27 Februari 2020 H+2 27 Mei 2020
28 Februari 2020 H+3 28 Mei 2020
29 Februari 2020 H+4 29 Mei 2020
1 Maret 2020 H+5 30 Mei 2020
2 Maret 2020 H+6 31 Mei 2020
3 Maret 2020 H+7 1 Juni 2020
4 Maret 2020 H+8 2 Juni 2020
5 Maret 2020 H+9 3 Juni 2020
6 Maret 2020 H+10 4 Juni 2020

Tiket KA reguler tersebut bisa didapatkan melalui kanal-kanal penjualan resmi PT KAI seperti website KAI.id, aplikasi KAI Access, dan sebagainya. Pihak perusahaan telah meningkatkan kapasitas server dan bandwith hingga dua kali lipat untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung.

Peningkatan kapasitas server dan bandwith dilakukan agar proses pemesanan tiket di seluruh kanal penjualan bisa berjalan lancar. Meski demikian, calon penumpang juga disarankan untuk memastikan koneksi internet stabil ketika melakukan pemesanan tiket.

Calon penumpang juga diimbau agar lebih teliti saat menginput tanggal, rute, dan data diri penumpang ketika melakukan pemesanan. Selain itu, calon penumpang juga diimbau untuk tidak membeli tiket melalui kanal atau mitra tidak resmi untuk menghindari penipuan, gangguan, dan biaya yang tidak wajar.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: