Terobosan Pembangunan Bernama Dana Desa

Trubus.id

Thecocopost.id-MALANG, INDONESIA. Beberapa tahun belakangan ini, sahabat pembaca merasakan nggak geliat pembangunan di Indonesia? Selain infrastruktur (khususnya jalan tol) salah satu yang menarik perhatian tersendiri adalah dana desa.

Pembangunan desa, sebelumnya itu selalu dilaksanakan pemerintah pusat. Alur’e panjang dan bahkan sering diselewengkan oknum birokrat. Misal’e yo, yang dianggarkan 100, eh… yang turun gak sampe setengah’e.

Ribet lah pokok’e. Tapi sejak 2017, masalah itu terurai satu demi satu. Adalah dana desa, kebijakan terobosan pemerintah yang menganggarkan Rp. 1 Milyar untuk desa di seluruh Indonesia.

Melalui dana desa, yang semula pemerintah itu ribet karep’e dhewe, saiki mek ngasih duit tok ke pihak desa. Tentu pemberian dananya berdasarkan pengajuan proposal dulu. Sejauh ini pemerintah nyaman-nyaman saja dengan skema itu.

Hal itu dibuktikan dengan gedenya anggaran dana desa di tahun 2020 senilai Rp.858,8 Triliyun. Fantastis puol kan? Pendek kata dana desa ampuh membuat pemerintah desa putar otak buat membangun wilayahnya. Toh pemerintah pusat siap mem-back up dananya. Dengan catatan, hasilnya harus konkrit dan tidak dibuat bancakan.

Salah satu upaya mengelola dana desa adalah menonjolkan potensi desa yang dimiliki. Selanjutnya potensi itu dijual sedemikian rupa kepada publik agar mampu memperoleh profit. Sahabat pembaca, sehubungan dengan itu, banyak dana desa ini yang kemudian digunakan buat membentuk BUMDES.

Nah, apa itu?

Tunggu kelanjutannya ya sahabat pembaca.

(fmi)

Fadel M. Irfan

Jurnalis pertanian yang sangat senang sejarah.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: