Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Masinis KA Sancaka

Thecocopost.id-Madiun. Jenazah masinis KA Sancaka yang mengalami PLH di Ngawi, Mustofa (30) dimakamkan pihak keluarga pada hari ini (7/4). Jenazah Mustofa dimakamkan di kampungnya di Desa Sumberbening, Balerejo, Madiun.

Tangis istri korban, Dian Kartika Sari Utami pecah ketika mengantarkan jenazah Mustofa ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sebelumnya, jenazah disalatkan di musala dekat rumah korban. Rekan korban hingga jajaran PT Kereta Api Indonesia Daop VII Madiun juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya Mustofa.

Suparno Hadi, kakak ipar korban (dikutip dari liputan6.com) menyebutkan, dia mendapatkan kabar bahwa Mustafa kecelakaan di Ngawi dan baru sekitar 4 jam setelah kecelakaan dapat dievakuasi karena posisinya yang masih terjepit di lokomotif yang terguling. Dirinya juga mengatakan tidak ada firasat apapun bahwa adik iparnya akan meninggalkan keluarganya untuk selama-lamanya.

Masinis Mustofa meninggalkan seorang istri dan seorang anaknya yang bernama Aulil Fatimah Az Zahra yang masih balita.

PT Kereta Api Indonesia Daop VII Madiun (mengutip dari liputan6.com) mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan kelakuan dari pengemudi truk tersebut. Pihaknya juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya masinis Mustofa. Selain itu, pihaknya akan menjamin biaya perawatan korban kecelakaan dari KA Sancaka ini. (ldr)

Sumber gambar: detik.com

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: