Stasiun Semarang Tawang, Gerbang Wisata Kota Semarang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Thecocopost.id-Kota Semarang. Stasiun Semarang Tawang adalah salah satu stasiun besar dan tertua di Indonesia. Stasiun yang terletak di Jalan Taman Tawang No. 1 ini juga merupakan salah satu gerbang menuju berbagai tempat wisata di Kota Semarang. Hal itu dikarenakan stasiun ini menjadi pemberhentian berbagai kereta api mulai dari kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif.

Stasiun Kereta Api Semarang Tawang (kode stasiun SMT) dibangun pada tahun 1911. Peletakan batu pertama dilakukan oleh putri dari kepala teknisi di salah satu operator kereta api milik pemerintah Hindia Belanda Nedherlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Perancangan desain stasiun ini dilakukan oleh Sloth-Blauwboer seorang arsitek dari Belanda. Stasiun ini diresmikan pada 1 Juni 1914.

Berbicara mengenai Stasiun Semarang Tawang tidak akan jauh-jauh dari tempat wisata yang ada di sekitar stasiun ini. Beberapa tempat wisata yang ada di sekitar stasiun ini antara lain:

Lawang Sewu

Tempat wisata yang satu ini tentunya sudah tidak asing di telinga. Lawang sewu atau dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai Seribu Pintu ini menggambarkan jumlah pintu yang ada di bangunan ini, meskipun total pintu yang ada tidak sampai seribu. Lawang sewu dapat ditempuh dari Stasiun Semarang Tawang dengan waktu tempuh 18 menit dengan kendaraan atau sekitar 3,1 km dari Stasiun Semarang Tawang.

Kampung Pelangi

Tempat wisata yang satu ini hampir serupa dengan Kampung Warna dan Kampung Tridi yang ada di sebelah selatan Stasiun Malang. Jarak dari Stasiun Semarang Tawang adalah 3,6 km atau dari Lawang Sewu hanya 1 km saja. Keunikan dari Kampung Pelangi ini adalah bisa digunakan sebagai spot foto yang indah karena rumah-rumah penduduk di Kampung Pelangi dicat berwarna-warni.

Outstatdt

Outstadt ini adalah salah satu tempat wisata yang paling dekat dari Stasiun Semarang Tawang. Lokasinya hanya berjarak sekitar 650 m saja. Di tempat ini banyak tempat wisata bersejarah seperti Gereja Blenduk, Old City 3D Trick Art, Gedung Bank Mandiri, Menara Syahbandar, dan masih banyak lagi.

Kelenteng Sam Poo Kong

Kelenteng Sam Poo Kong adalah salah satu tempat wisata yang bersejarah. Kelenteng ini dikaitkan dengan sejarah kedatangan Laksamana Zheng He ke Kota Semarang. Menurut kabar, kelenteng ini merupakan tempat dimakamkannya juru mudi Laksamana Cheng Ho yang sakit dan meninggal dunia ketika singgah di Kota Semarang. Jarak kelenteng ini dengan Stasiun Semarang Tawang sekitar 6 km.

Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah sangat cocok untuk wisatawan yang ingin melihat pemandangan yang ada di Kota Semarang. Pemandangan ini dapat dilihat dari puncak menara Masjid Agung Jawa Tengah. Selain itu keindahan lainnya juga terletak di arsitektur masjid yang merupakan perpaduan arsitektur Jawa Tengah dan Yunani. Bangunan masjid ini sudah dilengkapi enam buah payung elektrik yang berukuran besar dan dapat dibuka dan ditutup apabila diperlukan. Di dalam kompleks masjid ini juga terdapat Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah dan menara yang dapat dimasuki pengunjung hingga lantai delapan belas.

Wisata Ambarawa

Sedikit lebih jauh daripada tempat-tempat wisata yang sudah disebutkan sebelumnya, Wisata Ambarawa berjarak 41 km dari Stasiun Semarang Tawang. Wisata ini berada di Kabupaten Semarang dan merupakan kompleks tempat wisata potensial di Kabupaten Semarang. Beberapa tempat wisata yang dapat dikunjungi adalah Rawa Pening, Benteng Pendem, Museum Kereta Api Ambarawa, dan masih banyak lagi.

Bagi pembaca yang mungkin tertarik dengan tempat-tempat wisata di atas, ada baiknya menuju ke sana dengan rombongan minimal 20 orang dengan menggunakan kereta api karena saat ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang mengadakan diskon 15% untuk rombongan yang naik kereta api dengan tujuan Yogyakarta, Bandung, Semarang, Banyuwangi, dan Surabaya. (ldr)

Foto: Stasiun Semarang Tawang di Malam Hari (oleh seputarsemarang.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lugas Destra Rumpakaadi

Hanya seorang mahasiswa dan penulis lepas. Hobi baca, foto, jalan-jalan random demi kalian semua yang kangen tulisanku.

Tinggalkan Balasan