Se’i Sapi Mamtua, Daging Asap Kupang Pertama di Kota Malang

Lugas Rumpakaadi

MALANG (INDONESIA), Thecocopost.id-Hai, teman-teman pembaca! Sudah lama kita tidak bertemu di kolom Food and Travel. Pada kesempatan kali ini, Journalist on Duty Fadel Irfan dan Lugas Rumpakaadi mencoba salah satu kuliner asli Kupang di Kota Malang.

Lokasinya terletak di Jalan Tawangmangu No. 21 Kavling 4, atau di dekat Pasar Tawangmangu, Kota Malang, Jawa Timur. Nama restorannya, “Se’i Sapi Mamtua”. Restoran ini menyediakan olahan daging ayam dan sapi asap khas Kupang.

Di restoran Se’i Sapi Mamtua, Journalist on Duty Fadel Irfan mencoba menu “Se’i Sapi Sambal Lu’at Mamtua”. Sedangkan Journalist on Duty Lugas Rumpakaadi mencoba “Se’i Sapi Sambal Lu’at Original”. Berikut adalah ulasannya.

Se’i Sapi Sambal Lu’at Mamtua
Mr. Preußen

Menu ini menurut saya mampu menyuguhkan pengalaman kuliner yang berkesan. Dibanderol dengan harga dua puluh ribu, porsi yang ada di Se’i Sambal Lu’at Mamtua terbilang generous terutama dagingnya. Jadi, harga 20 ribu buat konsumen itu worth it betul, hehe.

Pertama mengenai daging, irisannya memang banyak dan tidak tipis. Kemudian soal rasa, sebagai orang Palembang yang sudah 6 tahun tinggal di Gresik, pengalaman rasa yang saya dapat mirip seperti ketika menikmati irisan daging Krawu, manis dan bertekstur lembut. Bedanya, terdapat after taste pengasapan yang cakep.

Saya terkejut ketika mencoba sayur singkongnya. Ekspetasi saya, sayur singkong dari menu ini akan terasa gurih-pedas sehingga bisa meng — complement rasa manis dagingnya. Tapi lidah saya malah merasakan tone yang sama, yaitu manis. Terus terang, saya kurang terbiasa dengan itu. Namun, keterkejutan itu mampu terpuaskan dengan sambal Lua’t Mamtua yang nendang & segar.

Overall, sebagai arek Jatim yang pertama kali mencoba kuliner khas NTT, saya amat menikmati Se’i Mamtua ini.

Se’i Sapi Sambal Lu’at Original
Lugas Rumpakaadi

Se’i Sapi Sambal Lu’at Orgininal dihargai sebesar Rp20.000,00 per porsi. Di dalamnya, terdapat nasi, daging sapi asap, daun singkong, kol goreng, tempe, dan tentunya Sambal Lu’at Originalnya.

Rasa daging sapi asapnya didominasi oleh rasa manis. Tekstur dagingnya halus dan tidak keras jika digigit. Irisannya tipis, sehingga memudahkan untuk dimakan. Porsi daging asapnya juga cukup banyak, untuk harga Rp20.000,00.

Sementara itu, Sambal Lu’at Originalnya memiliki rasa pedas dan rasa asam jeruk nipis. Sebuah kombinasi sempurna yang tentunya akan menggoyang lidah siapapun yang mencobanya.

Bagi teman-teman pembaca yang ingin mencoba daging asap khas Kupang ini, silahkan mengunjungi alamat restoran yang telah tertulis di atas. Restoran ini tidak membuka cabang. Jam bukanya mulai pukul 11.30-21.00 setiap hari. Menu makanan di tempat ini juga bisa dipesan melalui layanan ojek daring.

(fi/ldr)


Helmuth von Moltke

A Preußen Feldmarschall

%d blogger menyukai ini: