Saksi Satu Kaki

Menahan rasa sakit dan menikmati kata waktu yang egois
Aku merasakan apa yang kau ucapkan dengan segala hormat
Tatkala semua membeku dalam sunyi yang mencekam
Tapakan demi tapakan tercurahkan dalam mendalami karakter

Lemah dan terkesan bergoyah aku kembali hadir
Kaki itu memang sengit untuk dihiraukan dengan kembalinya sokongan megah kala itu
Lirikku memang terkesan tak berguna
Kadang selambu memang tak seberguna diriku

Tapak demi tapak itu terlalaui…
Lama seribu tahun dengan penderitaan yang tak biasa…
Kadang api dan es berkawan namun memecah persahabatan kayu
Tak biasa bagi umum namun biasa bagiku

Lalu lihatlah bintang yang jatuh dari berkah sang Kuasa
Terlihat anggun namun mencakup curah yang dalam
Teleskop menyerah dengan matanya yang rumit
Memahami dan menjadi hal berguna dengan kembalinya fajar di ufuk barat

(ans)

Airlangga Nala Siswanto

Seorang mahasiswa yang biasa aja dan seorang duafa di negeri yang bernama Jember, dan mungkin berprofesi sebagai Tukang Sunat di masa depan, Cinta akan kedamaian...lahir di negeri Osing Banyuwangi dan memiliki impian untuk berguna bagi orang lain....Cieee Apa iya?....Penulis ini memiliki citra humor walaupun banyak garingnya....maka dari itu hargai ya soalnya kasian....Hobi penulis ini adalah ngewibu, membaca, dan ke masjid....salam sukses dan salam baca, yang penasaran bisa ngemail ke :airlangganalas@gmail.com atau kalo mau stalking di Ig: airlanggasiswanto (jika follow minta aja follback pasti di follback...maksa banget yak) itu aja makasih yak Uda ngerelain mbaca biodata gua yang nggak penting ini

%d blogger menyukai ini: