RI Surati Jepang Cairkan Pinjaman 26,2 T

Foto: Muhammad Luthfi Rahman

Thecocopost.id-Jakarta. Kemenkeu RI melayangkan surat kepada pemerintah Jepang. Surat ini ditujukan untuk pemerintah Jepang agar mencairkan pinjaman Rp 26,2 triliun kepada PT MRT Jakarta.

Pinjaman ini digunakan sebagai pembangunan proyek MRT di Jakarta untuk fase 1 dan fase 2. Hal ini disampaikan oleh William Sabandar kepada CNBC Indonesia pada Rabu (3/5) kemarin.

William mengatakan, minggu lalu official request oleh Kemenkeu RI kepada pemerintah Jepang sudah dikeluarkan. Pinjamannya berjumlah Rp 26,2 triliun untuk pengerjaan fase 1 dan fase 2, dan tambahan kebutuhan untuk fase 1 sebesar Rp 2,5 triliun.

Sesuai dengan ketentuan pengajuan pinjaman yang telah disepakati Jepang dan Indonesia pada Februari lalu, maka untuk mendapatkan pinjaman ini pemerintah memang harus mengeluarkan surat official request.

“Proses official request ini berawal dari PT MRT ke Pemprov DKI, kemudian ke Kemenhub, Bappenas, Kemenkeu, dan terakhir dikirim ke pemerintah Jepang,” jelas William seperti dilansir dari laman CNBC Indonesia.

Setelah pemerintah Jepang mendapat official request, barulah diterbitkan loan agreement dan pengerjaan fase 2 bisa resmi dimulai. Loan agreement ini ditargetkan terbit bulan Juni.

Hingga 25 Mei 2018, proyek MRT fase 1 sudah mencapai 94,19 persen yang terdiri atas 91,82 persen pengerjaan rel dan stasiun melayang, dan 96,59 persen penyelesaian MRT bawah tanah.

Kereta MRT dijadwalkan diujicoba di jalur utama pada Agustus 2018. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: