Reaktivasi Jalur Rangkasbitung-Labuan Dilakukan

Thecocopost.id-SERANG, INDONESIA. Jalur kereta api (KA) Rangkasbitung-Labuan akan direaktivasi. Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan tim Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan survei dan pendataan terhadap permukiman dan bangunan yang berada di jalur itu.

Menurut data sementara terdapat 900 kepala keluarga (KK) yang tinggal di jalur rel KA Rangkasbitung-Pandeglang yang membentang sepanjang 18,7 km. Sementara, di jalur KA Pandeglang-Labuan yang membentang sepanjang 37,7 km belum didata.

Kepala Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemprov Banten Nana Suryana mengatakan, program reaktivasi jalur KA Rangkasbitung-Labuan yang merupakan jalur KA nasional nonaktif sepanjang 56,6 km adalah proyek pemerintah pusat. Pemprov Banten hanya membantu kementerian karena proyek itu berada pada lintas kabupaten atau kota.

Untuk jalur KA Rangkasbitung-Pandeglang yang terdapat 900 KK kemungkinan bisa bertambah dua kali lipat jika surveinya dilakukan hingga jalur KA Pandeglang-Labuan. Data pastinya baru akan diketahui setelah diverifikasi lebih lanjut oleh tim independen.

Selain permukiman, tim survei Pemprov Banten juga memetakan bangunan umum yang terdampak seperti rumah ibadah dan sekolah, namun tidak semuanya berada di jalur rel KA. Pemprov Banten tidak bertanggungjawab untuk anggaran pemberian kompensasi rumah yang akan digusur atau terdampak reaktivasi tetapi hal ini akan disiapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) untuk perhitungan kompensasi warga yang terdampak.

Anggarannya berasal dari PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) dan Kemenhub. Jadi pihak Pemprov hanya menghitung untuk kompensasi apa saja.

Jalur KA Rangkasbitung-Pandeglang akan ditargetkan untuk memulai proses konstruksinya pada 2020. Kegiatan pengerjaannya meliputi optimalisasi rel yang sudah ada dan penggantian komponen rel yang sudah tidak memungkinkan digunakan.

Sekda Banten Al Muktabar menngatakan, tempat tinggal dan bangunan di jalur rel KA Rangkasbitung-Labuan akan ditertibkan usai proses pendataan dan verifikasi dirampungkan. Meski jalur rel tanah negara, pemilik bangunan tetap mendapatkan kompensasi. Mengenai besaran kompensasinya, baru akan dihitung tim apprasial profesional untuk mencegah penyimpangan.

Dirinya berharap reaktivasi berjalan sesuai target untuk mendukung pembangunan di Banten. Pemprov akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar reaktivasi berjalan lancar.

Pemprov Banten pun mendorong keterbukaan dalam proses reaktivasi sehingga tak ada prasangka buruk dari masyarakat.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Sumardi mengatakan, diaktifkannya kembali jalur kereta Rangkasbitung-Labuan akan dilakukan dalam dua segmen. Segmen pertama sepanjang 18,7 km antara Rangkasbitung-Pandeglang pada tahun anggaran 2019-2021. Segmen kedua sepanjang 37,7 km antara Pandeglang-Labuan pada tahun anggaran 2020-2022. Pengaktifan jalur KA itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian wilayah melalui penguatan konektivitas. Selain itu, reaktivasi juga berguna untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kapasitas angkutan KA guna mendukung kawasan ekonomi khusus Tanjung Lesung.

Kegiatan penertiban lahan jalur KA reaktivasi Rangkasbitung–Labuan segmen satu berada di Kabupaten Lebak yang terdiri atas tiga kecamatan yakni Rangkasbitung, Cibadak, serta Warunggunung.

Di Rangkasbitung, daerah yang akan ditertibkan berada di Desa Muara Ciujung Timur, Muara Ciujung Barat, dan Cijoro Lebak. Di Cibadak yakni Desa Kaduagung Timur, Kaduagung Tengah, Malabar, Mekar Agung, dan Kaduagung Barat. Kemudian, di Warunggunung ada Desa Selaraja, Sukarendah, Cibuah, Baros, serta Pasir Tangkil.

Untuk Kabupaten Pandeglang terdiri atas Babakan Karanganyar, Kabayan, dan Kadomas. Total semuanya berjumlah 17 desa yang akan menjadi sasaran penertiban lahan.

Ruang lingkup kegiatan segmen pertama terdiri atas pembangunan tiga jembatan KA antara Rangkasbitung – Pandeglang, Stasiun Pandeglang, persinyalan, telekomunikasi Rangkasbitung-Pandeglang, perbaikan geometri jalan KA dan penataan emplasement atau penambahan sepur di stasiun. Rencana penertiban lahan Rangkasbitung-Pandeglang melengkapi data dukung proyek dan pembangunan reaktivasi antara Rangkasbitung-Labuan.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: