(PUISI) Pagi Penjajahan

Hari ini tetap bergulat dengan keriangan yang sama
Masih bercumbu dengan mesra pelukan kabut yang tak terasa hangat
Pilu itu selalu menyelimuti kabar awan yang masih hinggap dengan nyaman
Kadang kita egois tak memikirkan layang – layang yang menumpang

Hari ini kita adalah sama dengan segala kesederhanaanya
Kalian tahu kapan itu dimulai atau sudah terukur dengan embun pagi ini
Ada salam dari jari jemari kapan akan bangun dari pulau kapuk
Berat dengan segala beban yang menggoda dengan kejelian kejengkelan hari ini

Jalan itu berat untuk didaki atau kita lalui dengan segala arah yang kita pegang
Hukum memang berat dengan cerobohnya kita menjadi asap kereta perlahan menyelimuti
Kita mencoba bertahan, berlindung, dan awas terhadap segala keadaan
Siapkan perisaimu untuk perlindungan jiwa, aku tak tahu kapan aku akan ditusuk

Bung, kita bukan anak ingusan di tepi jalan raya lagi
Namun usia membawa ke realita peradaban manusia sejati
Terkesan sulit dengan segala hegemoni yang ada, dengan secuil kuil damainya
Hanya ada satu kata dalam benakku BANGKIT!

(ans)

Airlangga Nala Siswanto

Seorang mahasiswa yang biasa aja dan seorang duafa di negeri yang bernama Jember, dan mungkin berprofesi sebagai Tukang Sunat di masa depan, Cinta akan kedamaian...lahir di negeri Osing Banyuwangi dan memiliki impian untuk berguna bagi orang lain....Cieee Apa iya?....Penulis ini memiliki citra humor walaupun banyak garingnya....maka dari itu hargai ya soalnya kasian....Hobi penulis ini adalah ngewibu, membaca, dan ke masjid....salam sukses dan salam baca, yang penasaran bisa ngemail ke :airlangganalas@gmail.com atau kalo mau stalking di Ig: airlanggasiswanto (jika follow minta aja follback pasti di follback...maksa banget yak) itu aja makasih yak Uda ngerelain mbaca biodata gua yang nggak penting ini

%d blogger menyukai ini: