(PUISI) Kerumunan Domba Polos

(Gdmorganic.com)

Kita sedang diuji oleh kerumunan serigala putih salju
Tertuju pusar yang sama dengan membawa pedang yang terbawa perisai yang sama
Papan kita sama dengan rasa yang sama dalam mengendalikan tanah yang kita pijak
Kita melangkahi gurun itu dengan derapan yang sama namun tetangga itu bisa membunuh kita

Ada yang terluka ada yang sakit dalam perjalanan yang sunyi itu
Tatkala malam kita masih mengunyah makanan hingga penggembala datang
Sinar cahya bulan itu menjadi saksi akan kehilangan kedaulatan bebas kita
Setiap ada yang hilang akan yang kembali namun dengan rasa yang berbeda

Apa dengan awan yang sama dan angkasa yang sengit itu
Layang – layang saja sudah bosan untuk melihat kita berjalan dengan sepatu yang sama
Kita ada beban yang sama dalam menanggung kerumunan dengan tali pasak yang kuat
Kami mengangkat namun selisih tangan yang sama dengan tangan yang sama ramahnya

Hai kafilah keris berpasir sudahilah untuk berbodoh ria
Kita punya sesuatu untuk dipasarkan dengan bulu emas kita untuk berubah
Jadi kuali dengan air yang suci…itu kata pendeta kemarin
Hari ini bukan hari kemarin dan sekaligus penghabisan terakhir untuk penempatan gubuk kita yang sejati

(ans)

Airlangga Nala Siswanto

Seorang mahasiswa yang biasa aja dan seorang duafa di negeri yang bernama Jember, dan mungkin berprofesi sebagai Tukang Sunat di masa depan, Cinta akan kedamaian...lahir di negeri Osing Banyuwangi dan memiliki impian untuk berguna bagi orang lain....Cieee Apa iya?....Penulis ini memiliki citra humor walaupun banyak garingnya....maka dari itu hargai ya soalnya kasian....Hobi penulis ini adalah ngewibu, membaca, dan ke masjid....salam sukses dan salam baca, yang penasaran bisa ngemail ke :airlangganalas@gmail.com atau kalo mau stalking di Ig: airlanggasiswanto (jika follow minta aja follback pasti di follback...maksa banget yak) itu aja makasih yak Uda ngerelain mbaca biodata gua yang nggak penting ini

%d blogger menyukai ini: