Puisi Edisi Galau: Kabar Angin Malam

Terlalu rumit untuk disantuni dengan cara yang tak pasti
Kadang aku merasa bahwa biarlah aku tak mau kau sapa
Dengan egomu kau balas dengan kata – kata yang jadul yang terasa
Aku dan kau tak pernah tersadar oleh angin

Relokasi….mungkin psikologi tak sampai ke kelopak hatimu yang terkesan rapuh
Dingin terasa dengan sayup matamu yang tak terasa tersampaikan
Sentuhan kemarin tak terasa hangat kembali dengan nuansa yang sama
Termakan oleh buah seruni yang aku rasa sangat mahal dan tak terkalahkan

Sudah terlaksana dan sudah aku lukiskan setidaknya itu yang aku rasa
Walau tak tersampaikan tak tercapai
Kata yang sudah melihat sudah buta saat ini
Senyum hanya senyum untuk membunuh perasaan es ini

Kali ini hanya selokan dan teman sungai yang menemani jalan ceritaku
Dengan pagar rumit yang memalingkan rasa dengan segala janji palsu
Aristoteles….Plato nama – nama itu aku rasa belum bisa menerangkan
Aku padamu apa hanya seuntaian kata atau fenomena tak masuk akal

(ans)

Hits: 0

Bagikan:

Airlangga Nala Siswanto

Seorang mahasiswa yang biasa aja dan seorang duafa di negeri yang bernama Jember, dan mungkin berprofesi sebagai Tukang Sunat di masa depan, Cinta akan kedamaian...lahir di negeri Osing Banyuwangi dan memiliki impian untuk berguna bagi orang lain....Cieee Apa iya?....Penulis ini memiliki citra humor walaupun banyak garingnya....maka dari itu hargai ya soalnya kasian....Hobi penulis ini adalah ngewibu, membaca, dan ke masjid....salam sukses dan salam baca, yang penasaran bisa ngemail ke :airlangganalas@gmail.com atau kalo mau stalking di Ig: airlanggasiswanto (jika follow minta aja follback pasti di follback...maksa banget yak) itu aja makasih yak Uda ngerelain mbaca biodata gua yang nggak penting ini

Tinggalkan Balasan