PT KAI Resmikan Peluncuran KA Sancaka Utara

KAI121

Thecocopost.id-SURABAYA, INDONESIA. PT KAI resmi meluncurkan KA Sancaka Utara pada Minggu (1/12/2019). Peluncuran ini dilakukan di peron Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI) sekitar pukul 7 pagi WIB.

Peresmian dihadiri oleh jajaran PT KAI, Daop VIII Surabaya, hingga Wagub Jatim Emil Dardak. Pada kesempatan tersebut, Emil berkesempatan untuk memberangkatkan KA Sancaka Utara secara simbolis dengan meniup peluit dan menunjukkan Semboyan 40 ke arah lokomotif, lengkap dengan topi PPKAnya.

Acara dimulai dengan pembacaan laporan kegiatan oleh EVP PT KAI Daop VIII Surabaya Suryawan Putra Hia. Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengatakan bahwa hingga proses akan launching, KA Sancaka Utara telah memiliki okupansi hingga 46%.

Setelah pembacaan laporan kegiatan, Dirut PT KAI yang diwakili oleh Direktur Keselamatan dan Keamanan PT KAI John Robero membacakan sambutannya. PT KAI berharap dengan peluncuran KA Sancaka Utara diharapkan dapat memudahkan mobilitas dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

KA Sancaka Utara adalah KA baru yang diluncurkan oleh PT KAI berdasarkan Gapeka 2019. KA ini membawa 4 kereta kelas eksekutif dan 4 kereta kelas bisnis dengan total kapasitas 456 penumpang dalam setiap perjalanannya.

KA ini adalah satu-satunya yang melewati jalur yang sempat tidur di wilayah Daop IV Semarang, yakni jalur Gambringan-Gundih. Jalur tersebut telah beristirahat setidaknya selama 14 tahun sejak KA BBM reguler tidak lagi melaluinya.

KA Sancaka Utara memiliki relasi Surabaya Pasar Turi (SBI)-Kutoarjo (KTA) PP dan menurut jadwal yang berlaku, diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB dari SBI dan tiba pada pukul 14.07 WIB di KTA. Sementara, dari KTA diberangkatkan pada 17.15 WIB dan tiba di SBI pada 00.35 WIB.

Ada 15 stasiun pemberhentian KA ini, antara lain Surabaya Pasar Turi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, Gundih, Salem, Solo Balapan, Klaten, Yogyakarta, Wates, dan Kutoarjo. Tarif yang ditetapkan untuk KA ini adalah Rp150 ribu-Rp270 ribu untuk kelas bisnis dan Rp280 ribu-Rp330 ribu untuk kelas eksekutif.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: