PT KAI Pastikan Pesan Berantai di WhatsApp Adalah Hoax

Thecocopost.id-JAKARTA, INDONESIA. Beberapa waktu belakangan muncul pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp.

Pesan berantai menyatakan bahwa, jika tidak melakukan registrasi pada bulan September 2019 maka tidak akan mendapatkan reduksi lansi, TNI/Polri, dan LVRI.

Menanggapi hal tersebut, melalui keterangan tertulisnya, PT KAI menyatakan bahwa pesan tersebut adalah berita bohong.

“Menanggapi informasi yang beredar via grup WhatsApp bahwa jika tidak melakukan registrasi pada bulan September 2019 maka tidak akan mendapatkan reduksi lansia, kami sampaikan bahwa tersebut adalah Hoax/ Berita bohong,” tulis PT KAI melalui laman siaran persnya pada Rabu (14/8/2019).

Senada dengan itu, Vice President Public Relations PT KAI Edy Kuswoyo pun juga menyatakan bahwa adanya masa batasan dalam masa registrasi untuk mendapatkan reduksi adalah informasi yang tidak benar

“Saya klarifikasi, tidak benar bahwa ada batasan dalam masa registrasi untuk mendapatkan reduksi,” katanya.

Penumpang yang berhak mendapatkan tarif reduksi dapat melakukan registrasi reduksi sejak 1 Agustus 2019 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Registrasi dapat dilakukan di Customer Service stasiun atau Loket Stasiun KA Jarak Jauh apabila di stasiun tersebut tidak terdapat layanan Customer Service sesuai dengan jadwal operasional masing-masing stasiun.

Masyarakat dapat melapor atau menanyakan berbagai informasi mengenai PT KAI ke Contact Center KAI di 121 / 021-121 atau media sosial resmi perusahaan di @kai121 atau @keretaapikita.

“KAI meminta agar masyarakat waspada akan informasi yang beredar yang mengatasnamakan KAI,” pungkas Edy.

Sebelumnya, PT KAI menyampaikan perubahan kebijakan mengenai tarif reduksi.

Sebelumnya, untuk mendapatkan tarif reduksi, calon penumpang wajib menyerahkan fotokopi KTP saat melakukan pembelian tiket melalui loket stasiun.

Untuk mempermudah calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi, PT KAI mengubah mekanisme lama tersebut dengan cara membuka registrasi bagi penumpang yang berhak.

Dengan adanya registrasi ini, calon penumpang tinggal menyebutkan nama, nomor HP atau nomor identitas untuk bisa mendapatkan tiket dengan tarif reduksi.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: