PT KAI Daop V Purwokerto Jelaskan Aturan Baru Tarif Reduksi Berlaku 1 September 2019

Thecocopost.id-PURWOKERTO, INDONESIA. Aturan baru untuk penumpang dengan tarif reduksi akan diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) mulai 1 September 2019 mendatang. Hal ini dijelaskan oleh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) V Purwokerto, Supriyanto.

Supriyanto mengatakan, dengan peningkatan sistem ticketing PT KAI yang mengimplementasi Rail Ticketing System (RTS ) 4.0, PT KAI terus meningkatkan pelayanan terkait dengan penjualan dan pemesanan tiket kereta api (KA) di antaranya khusus untuk calon penumpang dengan tarif reduksi. Dalam hal ini, PT KAI kemudian menerapkan kebijakan baru untuk calon penumpang yang berhak mendapatkan tiket kereta dengan tarif reduksi. Penumpang yang dimaksud yakni penumpang lanjut usia, anggota TNI/Polri, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia, dan wartawan.

Calon penumpang yang berhak mendapatkan tarif reduksi diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu di Customer Service stasiun atau loket stasiun yang melayani perjalanan KA jarak jauh mulai hari ini (1/8/2019) apabila di stasiun tersebut tidak memiliki layanan Customer Service. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan untuk keberangkatan mulai tanggal 1 September 2019 dengan syarat calon penumpang harus membawa bukti identitas asli atas hak reduksi yang masih berlaku.

Registrasi penumpang yang berhak untuk mendapatkan tarif reduksi dapat diwakilkan dengan syarat tambahan, yakni dengan membawa pas foto terbaru penumpang yang akan didaftarkan dan registrasi dilakukan paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA. Registrasi ini cukup dilakukan satu kali hingga berakhirnya masa reduksi penumpang yang bersangkutan. Apabila masa reduksi sudah habis, dan penumpang menginginkan hak reduksi kembali, maka diwajibkan untuk dilakukan registrasi ulang.

Dengan telah dilakukannya registrasi tersebut, calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi tidak perlu menyertakan fotokopi kartu identitas lagi ketika memesan atau membeli tiket kereta api di loket stasiun seperti yang biasa dilakukan sebelumnya. Calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi cukup menyebutkan nama atau nomor telepon seluler atau nomor kartu identitasnya.

Sebelumnya, penumpang yang berhak atas tarif reduksi harus menyertakan fotokopi identitas pada setiap transaksi di loket. Namun saat ini, penumpang dengan tarif reduksi bisa lebih dimudahkan. Meski begitu, kartu identitas asli tetap wajib dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat hendak melakukan boarding di stasiun dan saat naik KA.

Untuk penumpang yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas asli atas hak reduksi, kartu identitas asli atas hak reduksi sudah tidak berlaku, nama yang tercantum pada bukti identitas reduksi tidak sesuai dengan yang tercantum pada tiket, dan menggunakan kartu identitas asli yang bukan miliknya atau menggunakan identitas palsu, tiket akan dianggap hangus dan penumpang tersebut tidak diperkenankan naik ke atas KA.

Sementara untuk penumpang yang kedapatan tidak bisa menunjukkan hal di atas ketika pemeriksaan kondektur di atas KA, maka penumpang akan diturunkan pada kesempatan pertama, dan hak atas reduksinya akan dihapus. Dengan kebijakan ini, PT KAI berharap masyarakat yang berhak mendapat tarif reduksi semakin dimudahkan dalam melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi KA.

(ldr)


Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

%d blogger menyukai ini: