Perpisahan

Mendengar atau membaca judul di atas tentunya bukan hal yang menyenangkan bagi siapapun. Judul di atas punya makna seolah-olah kita sudah tidak akan pernah bertemu dengan sesorang yang mungkin sudah punya kedekatan dengan kita.

Tapi, tak selamanya sebuah perpisahan adalah hal yang buruk. Bukan pula hal yang menyedihkan. Perpisahan bisa jadi sebuah awal dari hal yang baru. Bisa jadi juga sebuah awal dari hal yang bagus. Intinya, tak selamanya jelek.

Berbicara soal perpisahan, kemarin malam, usai JKT48 Solo Concert yang dilakukan oleh Team J, ada juga kelulusan dari salah satu member generasi kedua, Cindy Yuvia atau yang akrab dipanggil Yupi. Seperti dugaan sebelum-sebelumnya, acara kelulusan Yupi hampir sama seperti member lain yang sudah lulus terlebih dahulu. Ditangisi sesama member dan fans.

Ya, memang seperti itulah, banyak kenangan yang dipunyai oleh Yupi selama berkarir di JKT48 pun juga kenangan yang dipunyainya dengan para fans-nya. Jadi, seolah acara kelulusannya Yupi seolah jadi hal terakhir fans bertemu lagi dengannya. Padahal, tidak demikian.

Selain Yupi, member JKT48 Team KIII, Ratu Vienny Fitrilya atau akrab disapa Viny juga mengumumkan kelulusannya di City of Tomorrow (CITO) Surabaya. Kala itu, dirinya mengumumkan kelulusannya di depan banyak fans yang tengah memberi dukungan padanya dan Team KIII.

Tentu saja hal itu sempat membuat banyak fans baik yang berada di tempat maupun yang memantau dari kejauhan kaget. Banyak dari mereka tak percaya jika Viny akan lulus, karena tak ada tanda-tanda dirinya akan mengumumkan kelulusannya.

Oh iya, kemarin salah satu rekan kerja saya di tempat magang ada juga yang berpamitan pada saya. Dia bilang, “Mas, mungkin kita sekarang nggak ketemu lagi.”

Ya, karena sesuatu hal, dia hiatus dari tempat magang saya. Kalau dilihat dari chat-nya sepertinya dia berat meninggalkan teman-temannya di tempat magang. Pun juga saya dan teman-teman yang lain mungkin merasakan hal yang sama.

Tapi, satu hal yang saya yakini, meski berpisah pasti nanti akan dipertemukan lagi di lain kesempatan. “Lho, jangan sedih gitu, masih sama-sama di kota ini kan? Nanti pasti masih bisa ketemu,” ujar saya mantab untuk menghiburnya.

(ldr)

Hits: 0

Bagikan:

Lugas Destra Rumpakaadi

Hanya seorang mahasiswa dan penulis lepas. Hobi baca, foto, jalan-jalan random demi kalian semua yang kangen tulisanku.

Tinggalkan Balasan