Pengendara Sepeda Tertabrak KA Dhoho

Thecocopost.id-Kabupaten Blitar. Pengendara sepeda tewas setelah tertabrak Kereta Api Dhoho di Dusun Cerme, Kalipucung, Sanankulon, Kabupaten Blitar pada Kamis (10/5) kemarin. Korban adalah pria yang masih belum diketahui identitasnya dan diperkirakan berusia 70 tahun.

Menurut keterangan saksi mata, awalnya korban sedang berjalan menuntun sepedanya dari arah timur ke barat. Korban saat itu sedang mengenakan kemeja batik dan celana hitam. Pada saat bersamaan, KA Dhoho akan melintas di perlintasan yang akan diseberangi oleh korban. Melihat ada orang berjalan di pinggir rel, Suryanto, masinis KA Dhoho membunyikan klakson berkali-kali. Namun, korban tidak mendengar isyaraat yang dibunyikan oleh masinis KA Dhoho dan tetap menyeberangi rel.

Akibatnya, tabrakan pun tidak terhindarkan. Korban terpental ke sisi selatan rel kereta api, sedangkan sepedanya terseret sejauh kurang lebih 400 meter dari lokasi kejadian. Sebelumnya, salah seorang penjaga perlintasan, Soekarno sempat menegur korban ketika korban berjalan sambil menuntun sepedanya di pinggir rel.

Tidak lama setelah kejadian, Polsek Sanankulon segera melakukan olah TKP. Hasil dari olah TKP, polisi tidak menemukan identitas apapun yang dibawa oleh korban.

Sehari sebelumnya kecelakaan juga terjadi di wilayah Blitar. Xenia yang dikendarai seseorang yang masih belajar mengemudi menabrak kereta api yang melintas di perlintasan Kelurahan Gedog, Sananwetan, Kota Blitar. (ldr)

Foto: Kereta Api Dhoho (oleh keretaapikita.com)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: