Pemetaan Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran

Thecocopost.id-GARUT, INDONESIA. PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) memulai proses pemetaan jalur rel yang akan diaktifkan kembali, yakni lintas Banjar-Pangandaran. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Edi Sukmoro.

Pemetaan jalur dilakukan untuk mengetahui kondisi jalur rel sudah lama tidak digunakan. Selain kondisi jalur rel, kondisi jembatan juga dipantau untuk melihat apakah masih dapat digunakan atau perlu perbaikan.

Tak lupa, PT KAI juga akan mendata jumlah warga yang perlu direlokasi serta jumlah pepohonan yang harus ditebang. Pada intinya, kegiatan pemetaan ini dilakukan agar tindakan yang diperlukan untuk reaktivasi lebih akurat.

Saat ini, PT KAI tengah memeriksa kondisi terowongan peninggalan zaman kolonial di jalur Banjar-Pangandaran. Sama seperti pengecekan jembatan, empat terowongan yang ada dicek kondisinya untuk mengetahui apakah perlu diperkuat konstruksinya.

Mengenai target penyelesaian reaktivasi ini, Dirut PT KAI masih belum memberikan waktu yang jelas. Edi, hanya menyebutkan reaktivasi ini ditargetkan selesai secepatnya karena wilayah Pangandaran membutuhkan bantuan angkutan massal.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: