Mulai 1 Juli, KAI Berlakukan Tarif Baru

Foto: Pemeriksaan tiket calon penumpang kereta api di peron. Petugas mencocokan nama yang tertera di tiket dengan kartu identitas pemegang tiket. (ANTARA)

Thecocopost.id-Purwokerto. PT KAI Daop V Purwokerto memberlakukan tarif baru untuk KA yang melintas di wilayahnya. Perubahan ini akan mulai diberlakukan pada 1 Juli mendatang.

“Perubahan skema tarif ini berdasarkan Permenhub No. 31 Tahun 2018 tentang Perubahan Permenhub No.113 Tahun 2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan KA Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik,” kata Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko di Purwokerto pada Senin (11/6), dikutip dari Republika.co.id.

Kontrak perjanjian itu dilakukan antara Dirjen Perkeretaapian Kemenhub dan PT KAI No. pl.102/b.573/djka/12/16 dan No. kl.701/xii/49/ka-2016 tentang kewajiban PSO bidang angkutan KA pelayanan kelas ekonomi.

Ada 3 KA kelas ekonomi bersubsidi di wilayah Daop V Purwokerto yang akan mengalami perubahan skema tarif. Ketiga KA tersebut adalah KA Logawa (Purwokerto-Surabaya Gubeng-Jember PP), KA Serayu (Purwokerto-Kiaracondong-Pasar Senen PP), dan KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong PP).

“Tarif KA Logawa untuk 0-502 km sebesar Rp 70 ribu per orang untuk yang lebih dari itu sebesar Rp 74 ribu per orang, tarif KA Serayu untuk 0-332 km sebesar Rp 63 ribu per orang untuk yang lebih dari itu menjadi Rp 67 ribu per orang, dan KA Kutojaya Selatan untuk 0-240 km sebesar Rp 58 ribu per orang untuk yang lebih sebesar Rp 62 ribu per orang,” kata Ixfan, dikutip dari Republika.co.id.

Selain ketiga KA tersebut, perubahan skema tarif juga akan diberlakukan kepada 4 KA kelas ekonomi dari Daop lain yang melintas di wilayah Daop V Purwokerto, yaitu KA Kahuripan (Blitar-Kiaracondong PP), KA Bengawan (Purwosari-Pasar Senen PP), KA Pasundan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong PP), dan KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya Gubeng-Pasar Senen PP).

Tarif KA Kahuripan untuk 0-526 km sebesar Rp 80 ribu per orang untuk yang lebih menjadi Rp 84 ribu per orang, tarif KA Bengawan untuk 0-425 km sebesar Rp 70 ribu per orang dan untuk yaang lebih menjadi Rp 74 ribu per orang, tarif KA Pasundan untuk 0-519 km sebesar Rp 88 ribu per orang dan untuk yang lebih menjadi Rp 88 ribu per orang, dan tarif KA Gaya Baru Malam Selatan untuk 0-615 km sebesar Rp 98 ribu per orang dan untuk yang lebih menjadi Rp 104 ribu per orang.

“Menurut surat dari Ditjen Perkeretaapian kepada Dirut PT KAI, PM 31 Tahun 2018 berlaku mulai 1 Juli 2018,” kata Ixfan, dikutip dari Republika.co.id.

Untuk penumpang yang telah membeli tiket KA dengan tarif yang lebih tinggi, berhak untuk mendapat pengembalian bea. Pengembalian bea akan dilakukan di stasiun tujuan penumpang dengan cara menyerahkan boarding pass kepada petugas loket.

“Jika bukti transaksi berupa e-boarding maka diperlihatkan kepada petugas loket untuk diverifikasi. Petugas akan melakukan verifikasi bedasarkan boarding pass atau e-boarding yang dusesuaikan dengan print out laporan penjualan KA pada aplikasi RTS, serta pastikan sesuai dan berhak atas pengembalian bea,” kata Ixfan, dikutip dari Republika.co.id.

Pengembalian bea akan dilakukan secara tunai. Batas maksimal pengembalian bea adalah 3 hari setelah jadwal kedatangan KA. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: