Melihat Kereta Penolong Terbaru Buatan Balai Yasa Yogyakarta

Kereta penolong baru milik PT KAI. (Krjogja.com)

Thecocopost.id-BANDUNG. PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) meluncurkan rangkaian kereta penolong di Stasiun Bandung.

“Adanya kereta penolong akan memungkinkan proses evakuasi tidak hanya fokus pada gangguan perjalanan kereta api (KA), namun juga pada korban kecelakaan KA atau peristiwa luar biasa hebat (PLH),” kata Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Antaranews.com, Sabtu (16/3/2019).

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa kereta penolong ini diproduksi PT KAI dengan harapan evakuasi menjadi lebih cepat apabila terjadi PLH.

“KAI mencoba berinovasi di sisi keselamatan penumpang maupun kru KA. Hadirnya kereta penolong yang bisa difungsikan sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD) ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu saat proses evakuasi,” kata Edi, seperti dikutip dari Antaranews.com.

Perbedaan kereta penolong terbaru dengan yang sudah ada

Rangkaian kereta penolong terdiri atas satu unit kereta penolong 1 yang berfungsi untuk evakuasi sarana KA dan satu unit kereta penolong 2 untuk evakuasi penumpang dan kru KA.

Sebelumnya, kereta penolong hanya berfungsi untuk evakuasi sarana KA seperti kereta, gerbong, dan lokomotif saat terjadi gangguan perjalanan.

Sementara, di kereta penolong baru, dilengkapi fasilitas IGD untuk mengevakuasi penumpang dan kru KA yang terluka.

Selain itu, keunggulan dari kereta penolong baru adalah adanya tenaga penggerak sendiri karena kereta ini adalah alih fungsi dari kereta rel diesel (KRD), sehingga kereta penolong terbaru tidak perlu ditarik lokomotif seperti generasi awalnya dengan harapan kereta bisa mencapai lokasi kejadian dengan lebih cepat.

Hal tersebut (waktu ke lokasi kejadian yang lebih cepat) dikarenakan persiapan armada untuk pemberangkatan ke lokasi PLH menjadi lebih singkat.

Produksi kereta penolong terbaru

Kereta penolong terbaru ini diproduksi oleh Balai Yasa Yogyakarta pada bulan Juli 2018 dan telah melaksanakan uji statis maupun dinamis dan dinyatakan layak untuk dioperasikan pada bulan November 2018. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: