Mariyuana Melayu

Malay Mail

Kaget betul rasanya ketika tahu Malaysia akan melegalkan ganja demi kebutuhan medis. Ini artinya negara jiran itu menjadi yang kedua di Asia Tenggara setelah Thailand.

Luar biasa. Ganja untuk kebutuhan medis. Terus terang, saya setuju sekali dengan ini. Saya berprinsip, apapun yang diciptakan di dunia ini pasti ada manfaatnya. Dan lagi, tidak ada yang namanya halal-haram soal tanaman.

Sejak zaman baheula, ganja/mariyuana terkenal memiliki kandungan yang luar biasa. Argumen itu didukung oleh penelitian yang termaktub dengan mantab dalam Journal of the American Medical Association dan Harvard Health Publishing.

Kesaktian ganja yang sering diceritakan adalah kemampuannya mematikan sel kanker. Kalau sudah begini, rasanya ganja adalah tanaman penuh anugerah. Namun sisi positif itu masih kalah dengan alam bawah sadar masyarakat kita.

Ganja, seperti yang jamak diketahui selalu lekat dengan hal-hal mursal. Hal itu seperti tak terbantahkan. Apalagi ini diperkuat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009. Pendek kata ganja adalah psikotropika yang pasti membuat orang jadi bejat.

Pakem tersebut sejatinya sudah usang. Kini, bioteknologi medis sudah luar biasa majunya. Negara seharusnya terbuka. Efek positif ganja itu luar biasa bagi penyembuhan penyakit kronis. Dan harganya pun terjangkau.

Saya harap, kelak akan ada keputusan Kementerian Kesehatan yang isinya: “Boleh menanam ganja tapi benar-benar dikontrol oleh pemerintah supaya tidak disalahgunakan untuk tujuan lain”

(fmi)

Fadel M. Irfan

Jurnalis pertanian yang sangat senang sejarah.

%d blogger menyukai ini: