Konco Kenthel

Hari ini, pukul 7 malam nanti
Disaat itulah aku selalu ingat…
Dulu, kau bertamu di rumahku
Kini kau telah jauh…

Kita terpisahkan oleh jarak yang begitu jauh
Mungkin ini terdengar konyol, tapi… rasanya ridu
Rindu pada sosok dirimu yang begitu ceria
Entah bagimana keadaanmu sekarang

Hanya potret gambarmu yang bisa menepis rindu ini
Jangan lupakan aku ya, tolong diingat betul
Walau raga kita jauh tapi kita…..

Iyo-iyo mbuttt! Wong 1 bulan lagi aku yo mbalik Malang iki lho!” kata Bambang kepada Sapto.

Ceritanya mereka berdua lagi asyik bernostalgia lewat chat di WhatsApp, sampai si Sapto mengeluarkan cangkem-cangkem puitisnya. Fatal betul, lha Bambang itu kuliahnya di Teknik Mesin ITB kok.

Arek mesin malah dikei puisi, yo buyar sidone to…Sapto.

(fmi)


Helmuth von Moltke

A Preu├čen Feldmarschall

%d blogger menyukai ini: