Kesetiaan Gula Jawa

Wanita, memanglah mahluk yang istimewa
Fisiknya memang tak sekuat laki-laki, tapi hatinya lebih kuat dari baja
Pada seseorang, ku haturkan maaf sebesar-besarnya
Ku telah menyia-nyiakan kebaikanmu

Apakah diriku ini mampu kau maafkan? Entahlah
Meminta maaf memang berat, tapi memaafkan lah yang lebih berat
Bertahun-tahun lamanya kau temani diriku
Merajut mimpi, merengkuh asa, menggapai cita

Walau mimpi tak seindah kenyataan
Namun, kau sungguh setia…
Kau tetap setia mendampingiku
Bahkan di samudera yang penuh teka-teki


Perjalanan memang masih panjang
Berat memang, tapi tak terbesit di pikiranku tentang “menyerah”
Tidak! Menyerah tidak ada dalam kamus kehidupanku!
Itu tidak ksatria dan tidak berprinsip Prussia!


Wahai wanita, ketahuilah ini tinggal sedikit lagi
Kumohon jangan percayai kata-kataku, percayailah tindakanku
Dan kumohon, tetaplah jadi navigatorku yang setia
Sampai saat nanti, kita berlabuh di pantai impian.

Semoga… Urraa!

(fmi)


Helmuth von Moltke

A Preu├čen Feldmarschall

%d blogger menyukai ini: