Kereta Cepat Haramain Siap Layani Rute Mekkah-Madinah

Kereta cepat Haramain (Kabarpenumpang.com)

Thecocopost.id-JEDDAH. Otoritas di Mekkah siap melayani penumpang dengan rute Mekkah dan Madinah hingga 8 kali perjalanan per harinya. Tiket online bisa diperoleh mulai 4 Oktober 2018 mendatang.

Sebelumnya, kereta cepat Haramain telah diresmikan oleh Raja Arab Saudi. Ke depannya, jumlah jadwal keberangkatan kereta ini akan ditambah hingga 12 kali dari masing-masing kota tersebut hingga awal 2020.

Mengutip dari Arab News, kereta Haramain akan beroperasi mulai hari Kamis-Minggu. Kereta ini berhenti di 5 stasiun dengan kedatangan kereta setiap 60 menut sejaki di Mekkah, Jeddah, King Abdulaziz International Airport, King Abdullah Economic City, dan Madinah.

Dari segi fasilitas, kereta Haramain dilengkapi dengan sistem sinyal dan komunikasi terbaru. Sementara itu, untuk harga tiketnya tergantung dari kelas dan tujuannya.

Harga yang ditawarkan untuk tiket kereta Haramain ini dimulai dari 20 riyal (Rp80.000,00), sedangkan untuk tiket dari Jeddah dan Mekkah dijual mulai 40 riyal (Rp160.000,00) untuk kelas reguler dan 50 riyal (Rp200.000,00) untuk kelas bisnis.

Jika melakukan perjalanan antara Mekkah-Madinah, penumpang diharuskan membeli tiket dengan harga 150 riyal (Rp597.000,00) untuk kelas reguler dan 250 riyal (Rp995.700,00) untuk kelas bisnis. Sebagai penawaran awal, penumpang akan mendapatkan potongan harga 50% selama 2 bulan pertama sejak Haramain dioperasikan.

Sementara itu, untuk fasilitas di masing-masing stasiun telah disediakan business class lounge, pusat transportasi publik, parkir, stasiun pertahanan sipil, masjid, ruang komersial untuk makan dan kebutuhan penumpang.

Haramain dikabarkan mampu beroperasi dengan kecepatan 300 km/jam sehingga perjalanan Mekkah-Madinah bisa ditempuh dalam 2,5 jam, Jeddah-King Abdulaziz International Airport dalam 14 menit, King Abdullaziz International Airport-Rabigh dalam 16 menit, dan Rabigh-Mekkah dalam 61 menit.

Sebagai informasi, Haramain awalnya akan dibuka pada 2012 lalu namun ditunda karena membengkaknya biaya proyek. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: