KA Argo Parahyangan Tabrak Bus Agra Mas di Karawang

Thecocopost.id-KARAWANG, INDONESIA. Kereta Api (KA) 32 Argo Parahyangan relasi Gambir (GMR)-Bandung (BD) menabrak Bus Agra Mas di perlintasan tak berpintu di Karawang.

Bus dengan nomor polisi T 7915 DC tersebut terbalik setelah disambar oleh KA Argo Parahyangan pada Senin (26/8/2019) siang, sekitar pukul 12.36 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini karena bus juga dalam kondisi kosong.

Berdasarkan informasi yang diterima The Coco Post Indonesia, perlintasan tersebut merupakan perlintasan tak berpintu yang dijaga oleh warga setempat.

Sementara itu, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika bus tersebut mogok ketika melewati perlintasan tersebut.

Saat KA Argo Parahyangan akan lewat, bus tersebut sudah berada di tengah-tengah rel KA dan langsung disambar KA hingga terbalik.

Akibat tabrakan ini, perjalanan KA yang akan melintasi Karawang terhenti untuk sementara waktu.

Tak hanya itu, lokomotif yang membawa KA Argo Parahyangan, CC 206 15 11 milik Dipo Induk Sidotopo juga terlihat mengalami kerusakan di beberapa bagian, seperti bagian atas dan sisi lokomotif yang ringsek serta beberapa kaca lampu yang pecah, sehingga tidak dapat beroperasi untuk sementara.

Jalur kereta di lokasi tersebut juga dikabarkan mengalami kerusakan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) Daerah Operasional (Daop) III Cirebon Kuswardoyo mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut, sehingga menimbulkan keterlambatan perjalanan kereta yang mengarah ke Cirebon.

Menurutnya, KA yang akan menuju ke Cirebon mengalami keterlambatan rata-rata 50 menit dari jadwal semestinya.

Tercatat, ada lima perjalanan KA yang mengalami keterlambatan.

Meski begitu, kejadian ini tidak sampai membuat adanya penumpukan penumpang di stasiun-stasiun yang berada di wilayah Daop III Cirebon.

PT KAI Daop III Cirebon memohon maaf atas keterlambatan kereta di wilayahnya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop II Bandung Noxy Citrea juga mengatakan kecelakaan yang melibatkan KA 32 Argo Parahyangan dengan bus tersebut berimbas pada kedatangan KA 24 Argo Parahyangan ke Stasiun Bandung (BD).

Hingga pukul 15.38 WIB, KA 24 Argo Parahyangan yang biasanya tiba pukul 13.39 WIB belum masuk ke Stasiun Bandung (BD).

Sesaat setelah kejadian, PT KAI Daop I Jakarta segera mengirimkan lokomotif pengganti untuk KA 32 Argo Parahyangan, melakukan perbaikan jalur, dan evakuasi bus yang terbalik di lokasi kejadian.

Setelah dilakukan pergantian lokomotif, KA 32 Argo Parahyangan segera melanjutkan perjalanan kembali.

Bekerja sama dengan tim dari kepolisian, PT KAI Daop I Jakarta kemudian melakukan evakuasi terhadap bus yang terbalik dengan alat berat agar jalur rel bisa segera dilalui.

Kecepatan operasional di lokasi saat perbaikan jalur rel yang rusak juga dibatasi.

Beberapa KA yang terhambat perjalanannya akibat kejadian ini di antaranya:

  1. KA Lokal 326 Walahar Ekspres relasi Tanjung Priok (TPK)-Purwakarta (PWK).
  2. KA 68 Cirebon Ekspres relasi Gambir (GMR)-Cirebon (CN).
  3. KA 156 Singasari relasi Pasar Senen (PSE)-Blitar (BL).
  4. KA 2156.
  5. KA 34 Argo Parahyangan relasi Gambir (GMR)-Bandung (BD).
  6. PLB 7051 Argo Parahyangan relasi Bandung (BD)-Gambir (GMR).
  7. KA 144 Jayabaya relasi Pasar Senen (PSE)-Malang (ML).

Senin (26/8/2019) sore, dua jalur KA di lintas Karawang-Klari sudah bisa dilalui setelah tim prasarana Daop I Jakarta melakukan perbaikan prasarana rel yang rusak dan evakuasi bus yang terbalik.

Eva Chairunisa, Manajer Humas PT KAI Daop I Jakarta memohon maaf atas terganggunya perjalanan KA akibat kecelakaan di KM67+2 ini dan berharap agar keberadaan perlintasan sebidang liar dapat segera diatasi.

Dirinya mengatakan untuk pengguna yang mengalami keterlambatan selama lebih dari satu jam diperkenankan melakukan pembatalan perjalanan dengan penggantian harga tiket seluruhnya.

(ldr)

Kami atas nama PT KAI Daop III Cirebon memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan perjalanan KA ini.

Kuswardoyo, Manajer Humas PT KAI Daop III Cirebon.

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: