Jelang Libur Nataru dan Musim Hujan, PT KAI Daop V Purwokerto Awasi Jalur Rawan

Youtube.com

Thecocopost.id-PURWOKERTO, INDONESIA. Memasuki bulan Desember yang identik dengan datangnya musim hujan, PT KAI Daop V Purwokerto mulai mengawasi sejumlah jalur rawan. Pengawasan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan para pengguna jasa di wilayah Daop V Purwokerto.

Selain karena musim penghujan yang mulai datang, pengawasan ini dilakukan karena sebentar lagi PT KAI akan memasuki Masa Angkutan Libur Nataru. Masa angkutan tersebut telah diberlakukan selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

Selama masa angkutan tersebut, tentunya perjalanan KA yang melintas di wilayah Daop V Purwokerto juga akan mengalami peningkatan. Mengingat, selain KA Reguler, KA Tambahan juga turut dioperasikan selama 18 hari Masa Angkutan Libur Nataru.

Sebagai upaya meningkatkan pengawasan, PT KAI Daop V Purwokerto akan menyiapkan beberapa petugas ekstra, seperti PPJ ekstra, PJL ekstra, dan petugas posko daerah rawan ekstra. Petugas ekstra tersebut akan disiagakan untuk mengamankan perjalanan di sepanjang lintas KA.

Petugas ekstra juga akan melakukan pemantauan apabila terjadi kondisi yang menghambat perjalanan. Di samping menyiagakan petugas ekstra, PT KAI Daop V Purwokerto juga menyiapkan AMUS dan unit reaksi cepat (flying gank) di sejumlah lokasi yang telah ditentukan dan terjangkau.

Wilayah PT KAI Daop V Purwokerto merupakan daerah berbukit dan memiliki banyak sungai sehingga berpotensi rawan banjir dan longsor. Menurut hasil pemetaan yang telah dilakukan, terdapat titik banjir di petak Linggapura-Bumiayu, Bumiayu-Kretek, dan sungai di sepanjang jalur KA.

Kemudian, titik longsornya terdapat di petak Kawungaten-Jeruklegi, Jeruklegi-Lebeng, Tambak-Ijo, Prupuk-Songgom, Slawi-Prupuk, Prupuk-Linggapura, dan Linggapura-Bumiayu. Selain rawan longsor dan banjir, ada pula titik amblesan yang terdapat di petak Banjar-Langen.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: