Jalur Rel Patah di Stasiun Gambir, Beberapa Perjalanan Commuter Line Terganggu

Foto: Ilustrasi KA Commuter Line (SINDONews.com)

Thecocopost.id-Jakarta. Rel kereta api di Stasiun Gambir dikabarkan patah pada Senin (16/7/2018) pagi. Hal tersebut disampaikan melalui akun resmi Kereta Commuter Indonesia.

“InfoLintas Gangguan rel patah di Stasiun Gambir saat ini KA arah Manggarai dapat berjalan 10km/jam di lokasi,” tulis @CommuterLine.

Dampak Rel Patah di Gambir

Akibat peristiwa rel patah tersebut, perjalanan commuter line relasi Bogor-Jakarta Kota terganggu dan mengakibatnya ribuan penumpang terlambat menuju ke kantor pada Senin (16/7/2018) pagi kemarin. Hal itu disampaikan oleh salah satu pekerja kantor, Novel yang mengatakan biasanya perjalanan normalnya hanya 7 menit, namun pada Senin pagi kemarin mencapai 1 jam.

Keterlambatan perjalanan KRL itu disebabkan oleh antrian masuk di Stasiun Cikini dan Stasiun Gondangdia. Menurut keterangan dari masinis yang didapatkan oleh Novel, KRL tertahan disinyal blok masuk Stasiun Cikini sehingga KRL tidak dapat berangkat.

Selain relasi Bogor-Jakarta Kota, dampak rel patah juga berimbas untuk KRL relasi Tanah-Bogor dan Bekasi-Kota. Hal itu disebabkan KRL terpaksa mengantre masuk ke Stasiun Manggarai.

“Kereta tertahan di lintasan Stasiun Sudirman-Stasiun Manggarai, enggak gerak,” kata seorang penumpang, Vitrianda yang dihubungi oleh SINDOnews.

Rel Retak di Gambir Sudah Dapat Dilalui

Tidak lama setelah informasi rel patah di Stasiun Gambir muncul, VP PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, rel bermasalah di Stasiun Gambir telah selesai dievakuasi. KRL yang menuju Jakarta Kota sudah bisa kembali melintas.

“Perjalanan sudah normal dan dapat dilalui KRL. Untuk perjalanan KRL menuju Jakarta Kota tidak terkendala,” kata Eva saat dihubungi SINDOnews, Senin (16/7/2018) pagi.

Gangguan rel di Stasiun Gambir terjadi pada pukul 06.00 WIB, namun sudah kembali normal pada 07.40 WIB. Pihak PT KCI sendiri juga memberikan klarifikasi terhadap gangguan yang terjadi.

“Bukan patah, tapi retak dan langsung ditangani,” kata Eva. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: