Ingin Mudik Gratis Dengan KAI? Inilah Syarat dan Ketentuannya

Foto: Ilustrasi (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Thecocopost.id-Bandung. PT KAI gelar kegiatan mudik gratis untuk Lebaran 2018. Sebanyak 1.520 kursi sudah disapkan oleh operator kereta api plat merah ini. Dari keseluruhannya, saat ini tersisa 404 kursi. Pendaftaran mudik gratis ini bisa dilakukan melalui laman resmi PT KAI, kai.id.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti mudik gratis ini, syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:

  1. Program mudik gratis ini terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak berlaku bagi pegawai PT KAI.
  2. Satu orang peserta mudik hanya boleh mendaftar satu kali, tidak dapat mendaftar pada KA lain pada hari yang sama ataupun pada tanggal yang berbeda.
  3. Peserta mudik memiliki NIK yang dibuktikan dengan e-KTP/Suket atau KK bagi yang masih berusia di bawah 17 tahun.
  4. Satu pendaftar dapat mendaftarkan peserta mudik gratis sejumlah anggota keluarga yang tercantum pada KKnya maksimal 10 peserta, tidak dapat mendaftarkan pihak lain di luar itu.
  5. Satu peserta mudik dapat membawa 1 infant (bayi berusia <3 tahun) tanpa mengurangi kuota peserta dan bayi dimaksud tidak mendapatkan nomor tempat duduk.
  6. Pendaftar wajib mencantumkan NIK peserta mudik pada formulir pendaftaran sesuai KTP/Suket/KK.
  7. Bagi yang telah melakukan pendaftaran akan mendapatkan email bukti pendaftaran berisi rincian pendaftaran dan nomor pendaftaran.
  8. PT KAI akan melakukan verifikasi data pendaftar. Pendaftar yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan panggilan untuk melakukan daftar ulang melalui sms dan atau email.
  9. Email/sms verifikasi yang berisi tanggal, waktu, dan lokasi pendaftaran ulang akan dikirimkan oleh PT KAI H+2 setelah peserta melakukan pendaftaran.
  10. Pelanggaran dari ketentuan ini pendaftar akan didiskualifikasi.
  11. Peserta mudik tunduk terhadap segala peraturan dan ketentuan angkutan penumpang yang berlaku di lingkungan PT KAI

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Ulang:

  1. Pendaftar yang telah mendapatkan sms/email panggilan daftar ulang melakukan pendaftaran ulang di lokasi dan waktu yang ditentukan tanpa diwakilkan, peserta lainnya yang didaftarkan oleh pendaftar tidak perlu datang.
  2. Pendaftar membawa kelengkapan dokumen:
  • E-KTP/Suket pendaftar
  • KK Pendaftar
  1. Seluruh peserta yang didaftarkan oleh pendaftar wajib tercantum dalam KK yang sama, jika tidak maka peserta yang tidak tercantum dalam KK pendaftar didiskualifikasi.
  2. Membawa print-out email atau menunjukkan sms panggilan daftar ulang mudik gratis.
  3. Memberikan fotokopi bukti identitas peserta mudik berupa KTP/Suket dan KK.
  4. Pendaftar yang tidak melakukan daftar ulang pada waktu yang ditentukan dianggap mengundurkan diri.
  5. Peserta mudik yang telah melakukan daftar ulang akan mendapatkan tiket KA sesuai dengan yang dipesan.
  6. Tiket KA pada program mudik gratis ini tidak dapat dibatalkan ataupun diubah jadwal.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

%d blogger menyukai ini: