Imbas Demonstrasi, Stasiun Palmerah Ditutup dan Perjalanan KRL Dihentikan

Dream.co.id

Thecocopost.id-JAKARTA, INDONESIA. Imbas demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR), PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta menutup sementara Stasiun Palmerah. Hal ini diungkapkan Kepala Humas PT KAI Daop I Jakarta Eva Chairunisa sebagai upaya menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta perjalanan kereta rel listrik (KRL).

Pada keterangan tertulisnya, Eva mengatakan bahwa untuk sementara mulai pukul 17.15 WIB, Stasiun Palmerah ditutup. Perjalanan KRL dari Maja, Serpong, Rangkasbitung menuju Tanah Abang maupun sebaliknya hanya dapat dilakukan melalui Stasiun Kebayoran.

Tidak hanya itu, perjalanan KRL dari Stasiun Tanah Abang juga dibatalkan untuk sementara waktu. Keputusan tersebut diambil sejak pukul 16.40 WIB.

Sejumlah perjalanan KRL dari Tanah Abang maupun sebaliknya masih belum dapat melintasi Palmerah. Hal ini dikarenakan pada perlintasan Pejompongan dan perlintasan arah Stasiun Kebayoran terdapat kerumunan masyarakat serta situasi yang tidak kondusif.

Sebagai langkah antisipasi, PT KAI Daop I Jakarta menempatkan sejumlah petugas untuk mengamankan jalur KRL Tanah Abang-Kebayoran agar tetap berjalan normal. Pengamanan jalur ini dilakukan bersama aparat kepolisian untuk bersama-sama mengamankan jalur saat KRL akan melintas.

Hingga pukul 19.30, EVP PT KAI Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah mengambil keputusan untuk membatalkan perjalanan KRL Tanah Abang-Kebayoran hingga jadwal KRL terakhir. Hal ini dilakukan karena aksi demonstrasi yang masih berlangsung hingga Senin (30/9/2019) malam dan pertimbangan keamanan serta keselamatan.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: