Filipina Pesan Kereta Diesel ke Indonesia

Ilustrasi kereta api. (The Coco Post/Lugas Destra R)

Thecocopost.id-MADIUN. PT Industri Kereta Api (Persero/INKA) kembali mendapat pesanan kereta api dari luar negeri. Pesanan kali ini datang dari Filipina yang memesan kereta rel diesel (KRD) yang bernilai kontrak Rp 600 miliar.

Filipina tengah memesan KRD sebanyak 6 trainset yang terdiri atas 3 unit lokomotif dan 16 kereta penumpang. Pesanan ini ditargetkan selesai pada 2020.

Saat ini, pengerjaan fisik untuk pesanan ini masih belum dilaksanakan, karena saat ini PT INKA tengah mempersiapkan kebutuhan material yang digunakan dan memperhitungkan kebutuhan material yang perlu dibeli.

Selain pesanana dari Filipina, PT INKA juga sedang mengerjakan pesanan kereta sebanyak 250 unit dari Banglasdesh. 50 dari 250 pesanan kereta itu sudah dalam kondisi siap kirim pada bulan ini.

Total, sudah 3 kali Bangladesh mempercayakan pembuatan kereta di PT INKA. Pada pemesanan ke-3 inilah PT INKA mendapat nilai kontrak sebesar Rp 700 miliar.

PT INKA Garap LRT Tanpa Masinis

Ilustrasi kereta api. (The Coco Post/Lugas Destra R)

Selain mengerjakan pesanan luar negeri, PT INKA juga sibuk mengerjakan pesanan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI). Pesanan ini berupa 31 trainset Light Rapid Transit (LRT) Jabodetabek dengan nilai kontrak Rp 3,9 triliun.

Pesanan LRT Jabodetabek oleh PT KAI ini berbeda dengan LRT Palembang. Pengembangan dari sisi desain dan teknologi terus dilakukan PT INKA. Teknologi baru yang ditanamkan pada LRT Jabodetabek, yakni tidak akan menggunakan tenaga masinis (driverless).

Sebagai informasi, saat ini pesanan PT KAI ini masih dalam tahap pengadaan komponen dan material. Nantinya LRT Jabodetabek ini juga mampu melaju dengan kecepatan maksimal 100 km/jam. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: