Dampak Topan Hagibis, Armada JR East Terancam Dinonaktifkan

Thecocopost.id-TOKYO, JEPANG. East Japan Railway Co., atau JR East, mungkin terpaksa menonaktifkan sebanyak 120 kereta (10 rangkaian kereta) dari layanan kereta peluru Hokuriku Shinkansen yang rusak akibat banjir yang disebabkan oleh Topan Hagibis, yang menghancurkan sebagian besar Jepang tengah dan timur selama akhir pekan.

Topan ke-19 tahun ini membawa hujan lebat, membanjiri depo kereta di Prefektur Nagano, dan membanjiri setidaknya 120 kereta, atau sekitar sepertiga dari seluruh kereta yang digunakan di Hokuriku Shinkansen Line. Jalur itu menghubungkan Tokyo dan Kanazawa, Prefektur Ishikawa.

Diperkirakan akan butuh waktu bagi JR East untuk memulihkan operasi penuh layanan Hokuriku Shinkansen.

Hingga Rabu (16/10/2019) sore, perintah evakuasi tetap berlaku di wilayah depo kereta. JR East belum mengkonfirmasi sepenuhnya kerusakan yang terjadi pada kereta.

Meskipun peralatan dan perangkat yang dipasang di kereta tahan air, belum diketahui apakah armada kereta akan dapat berjalan dengan aman setelah terendam dalam waktu yang lama, ujar sumber terkait.

“Jika air masuk ke peralatan, itu tidak akan berfungsi lagi,” kata seorang pejabat pembuat bagian kereta.

“Penggantian dan perbaikan komponen skala besar akan diperlukan, jadi pekerjaan pemulihan tidak akan mudah,” kata seorang pejabat pembuat kereta Shinkansen.

Setiap kereta Hokuriku Shinkansen diperkirakan menelan biaya 300 juta yen untuk pembuatannya.

Jika JR East benar-benar akan menonaktifkan 10 rangkaian kereta, maka total kerugian diproyeksikan mencapai 30 miliar yen.

Masih belum diketahui secara pasti apakah pihak JR East akan menonaktifkan armadanya, karena pihak perusahaan masih akan mengecek kondisi kereta.

Untuk saat ini, JR East akan mengoperasikan Hokuriku Shinkansen Line dengan armada kereta yang tersisa.

Sebelumnya pada Sabtu (12/10/2019), sebanyak 10 rangkaian atau 120 kereta Shinkansen terendam banjir di depo kereta Nagano. Banjir merendam separuh badan kereta.

Banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Chikuma yang tidak mampu menahan debit air akibat Topan Hagibis yang menerpa pesisir timur Jepang.

(JAPANTIMES/RED/ldr)

Lugas Rumpakaadi

Suka kereta api. Penulis artikel kereta api.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: