Cerita Perjalanan Menggunakan Sang Queen of The Skies

(Solusiindustri.com)

Thecocopost.id-JAKARTA, INDONESIA. Halo teman – teman setia pembaca The Coco Post Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, izinkan saya sebagai Journalist on Duty untuk membagikan sebuah cerita perjalanan dalam menggunakan sang Queen of The Skies, yaitu Boeing 747-400 dari maskapai Garuda Indonesia dengan registrasi pesawat Papa Kilo – Golf Sierra Hotel (PK-GSH) & Papa Kilo – Golf Sierra Golf (PK-GSG).

Kesempatan untuk on board ini didapat saat saya akan dan selesai melaksanakan Um’rah, yaitu perjalanan menuju kedua kota suci di Arab Saudi, Mekkah & Madinah.

Saat berangkat menuju King Abdul Aziz International Airport dari Soekano-Hatta International Airport, saya mencoba PK-GSH yang akan mengantar saya dan berbagai macam penumpang lainnya menuju Arab Saudi.

Perjalanan yang cukup menyenangkan pada saat itu, karena hal tersebut merupakan pengalaman pertama saya untuk on board di pesawat sekelas Boeing 747-400 yang notabene adalah sang ratu di udara.

Deru 4 mesin itu cukup kuat untuk bisa menerbangkan kita semua dari bandara asal menuju bandara tujuan.

Di dalam kabin Boeing 747-400 kali ini terbilang sangat ramai, banyak yang menggunakan pakaian ihram, namun ada pula yang mengenaikan pakaian baju koko.

Pada saat ketinggian jelajah 38.000 kaki diatas permukaan air laut, sebelum memasuki wilayah udara Kerajaan Arab Saudi, kapten pesawat serta awak kabin mengumumkan untuk pengambilan miqat, bagi jamaah yang setelah turun dari pesawat lalu melanjutkan perjalanan menuju Kota Mekkah.

Singkat cerita, perjalanan kembali ke Indonesia dari Arab Saudi, saya dan penumpang lainnya pun menggunakan pesawat tipe serupa, namun berbeda registrasi, yaitu Boeing 747-400 PK-GSG, yang membawa kami dari King Abdul Aziz, menuju Soekarno-Hatta International Airport di Tanggerang, Banten.

Perjalanan kali ini begitu berkesan bagi saya, karena pertama kali mencoba tipe pesawat wide body atau pesawat berbadan lebar seperti sang ratu diudara yaitu Boeing 747-400 ini.

Namun, pesawat ini sudah dipensiunkan oleh Garuda Indonesia karena umur yang sudah sangat tua, kurang lebih sudah 30 tahun berjasa untuk mengantarkan berbagai macam penumpang untuk pergi sesuai destinasinya masing – masing.

Saat ini, Boeing 747-400 yang dimiliki oleh Garuda Indonesia, telah di gantikan dengan Boeing 777-300ER, dengan armada yang lebih baru, dan lebih efisien, serta tingkat kenyamanan yang lebih.

Semoga teman – teman bisa merasakan juga nikmatnya on board di pesawat berbadan lebar ini.

(mbw)


Mochammad Bagas Widiyakto

Lahir di Jakarta, 20 Juli 1997. Pemiliki akun twitter: @bagaswdykt, Instagram: bagaswidiyakto. Contact Person: bagaswidiyakto20@gmail.com

%d blogger menyukai ini: