Biaya Pemasangan Jaringan di MRT Jakarta Kemahalan

Thecocopost.id-JAKARTA. Pemasangan jaringan telekomunikasi di Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dinilai kemahalan.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur (Presdir) dan Chief Executive Officer (CEO) PT Indosat Ooredoo, Tbk (ISAT), Chris Kanter.

Lebih rinci, Chris menyebut biaya tersebut sangat mahal, karena pihak MRT menawarkan biaya sebesar Rp600 juta dalam sebulan, sementara pihak ISAT menilai angka tersebut sewajarnya adalah biaya dalam setahun.

Chris juga beranggapan bahwa pihak MRT semestinya mempertimbangkan tarif tersebut agar baik pihak MRT dan penyedia layanan telekomunikasi sama-sama diuntungkan sebagai bentuk pelayanan publik.

Saat ini, masyarakat baru bisa menikmati layanan telekomunikasi yang dilakukan oleh anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), Tbk (TLKM) yaitu Telkomsel.

Sebelumnya, pada Senin (18/3/2019), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menyarankan pengguna layanan MRT bisa mengakses seluruh jaringan telekomunikasi dari operator yang ada. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: