Bangun pabrik baru, INKA butuh dana Rp 1,6 triliun

ILUSTRASI. Pabrik Kereta Api INKA

Thecocopost.id-JAKARTA. PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) membutuhkan dana Rp 1,6 triliun untuk membangun pabrik pembuatan kereta api di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA, Hartono mengatakan, sebesar Rp 600 miliar diperoleh dari penyertaan modal negara.

Selebihnya, sisa pendanaan yang dibutuhkan masih dalam tahap pembahasan. Namun, kabarnya sudah ada beberapa investor yang berminat mendanai pembangunan pabrik ini.

INKA akan mulai membangun pabrik pembuatan kereta ini pada November mendatang dan menargetkan rampung di akhir 2019 atau awal 2020.

Hartono bilang, nantinya produksi kereta dari pabrik baru ini akan diutamakan untuk ekspor.

Sebagai informasi, INKA memiliki satu pabrik kereta yang berlokasi di Madiun. Pabrik di Madiun ini hanya mampu memproduksi satu setengah sampai dua kereta per hari. Pabrik di Madiun memiliki luas 22 ha. Sedangkan untuk pabrik yang tengah dibangun di Banyuwangi ini seluas 84 ha.

Tujuan dari rencana pembangunan pabrik baru milik INKA ini adalah untuk memenuhi permintaan dari luar maupun dalam negeri. Hal ini dikarenakan saat ini, INKA tengah kebanjiran order dari luar negeri.

Pabrik baru INKA diprediksi mampu menampung 6 ribu tenaga kerja

ILUSTRASI. INKA KERJAKAN KERETA LRT

PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) tengah membangun pabrik pembuatan kereta api di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA, Hartono menyampaikan, perusahaan akan mulai membangun pabrik ini pada November 2018 dan mengharapkan bakal kelar sesuai target di akhir 2019. Setelah beroperasi, pabrik ini mampu menampung 5 ribu-6 ribu tenaga kerja dengan memprioritaskan masyarakat setempat.

Saat ini, INKA juga memasok kebutuhan kereta api untuk pasar luar negeri. Sambil meningkatkan produksi, INKA  juga melakukan perluasan pasar ke Asia Selatan dan Afrika.

Terakhir, perusahaan mendapat kontrak dari Bangladesh dan Filipina.

Sebelumnya, beberapa negara Afrika tertarik untuk membeli produk INKA. Sehingga dengan dibangunnya pabrik baru ini, INKA berharap, ke depannya mampu memenuhi permintaan dari dalam maupun luar negeri.

Terlebih lagi, lokasi pabrik di Banguwangi ini dekat dengan jalan tol dan tidak jauh dari pelabuhan, sehingga dinilai mampu mendukung aktivitas perusahaan dalam proses pengiriman produk. (ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: