Bandara Adi Soemarmo Solo Punya Stasiun Kereta

Thecocopost.id-BOYOLALI, INDONESIA. Bandar udara (Bandara) Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah telah memiliki bangunan stasiun kereta api (KA). Namun stasiun ini masih menunggu pembangunan jalur rel sehingga belum bisa beroperasi.

Pembangunan jalur rel ini menjadi tanggung jawab Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah I Jawa Tengah yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rizky Ramadiansyah, Project Control Stasiun Bandara Adi Soemarmo dari PT Pembangunan Perumahan (Persero/PP) Tbk mengatakan secara fisik bangunan Stasiun Bandara Adi Soemarmo telah selesai 100% sejak Oktober 2018 lalu. Saat ini tinggal menunggu penyelesaian jalur KAnya.

Stasiun Bandara Adi Soemarmo berdiri di lahan seluas 5.000 meter persegi. Adapun bangunannya terdiri atas tiga lantai. Lantai I sebagai lobi dan loket tiket (ticketing), lantai II tempat turun penumpang atau ruang tunggu yang terkoneksi dengan terminal keberangkatan Bandara Adi Soemarmo, dan lantai III sebagai peron KA Bandara.

Penumpang KA nantinya turun di peron lantai III. Sementara untuk penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan dengan pesawat dan sudah melakukan self check in tinggal turun ke lantai II.

Penumpang kemudian akan melewati security check point 2 menuju terminal keberangkatan. Penumpang yang belum self check in bisa melakukan check in dan memasukkan bagasi dengan turun ke lantai I. Kemungkinan di lantai II akan ada pengecekan lebih lanjut bagi penumpang pesawat atau sekadar penumpang kereta saja.

Sebelumnya, Kemenhub menyebut pembangunan jalur KA Bandara Adi Soemarmo sudah mencapai 81,3%. Dirjen Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Danto Restyawan, mengatakan pembangunan ditargetkan rampung tahun ini.

Jalur KA Bandara Adi Soemarmo ini memiliki panjang 13,5 kilometer yang akan menghubungkan Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo. Diusahakan awal bulan Oktober jalur sudah bisa beroperasi.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: