Asal Usul Penamaan Pada Kereta Api

Thecocopost.id-MALANG, INDONESIA. Hai, pembaca setia The Coco Post Indonesia. Pada kesempatan ini, The Coco Post Indonesia sedang tertarik untuk mengulas asal-usul penamaan pada kereta api (KA) di Indonesia.

Mengutip pendapat Vice President (VP) Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta Edy Kuswoyo, penamaan pada KA terinspirasi dari nama bunga, kota, sungai, gunung, tokoh, kerajaan, hewan, dan gabungan kata. Pembaca setuju dengan pendapat itu? Kalau belum, yuk kita ulas bersama.

1. Nama KA yang terinspirasi dari nama bunga

Tidak sulit mencari KA yang namanya terinspirasi dari nama bunga. Ya, karena KA ini kemarin sempat tertimpa musibah di Stasiun Barat (BT). KA Wijayakusuma, relasi Banyuwangi Baru (BW)-Cilacap (CP) PP ini diambil dari nama sebuah bunga yang bernama ilmiah Epiphyllum anguliger. Bunga ini berasal dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Maka, tidak heran jika nama bunga ini kemudian dijadikan nama sebuah KA yang berangkat dari Stasiun CP ini.

2. Nama KA yang terinspirasi dari nama kota

Pembaca pernah mengetahui salah satu KA yang dioperasikan PT KAI Daop III Cirebon? Ya, KA yang dimaksud adalah KA Argo Cheribon. Penamaan KA Argo Cheribon ini diambil dari nama Kota Cirebon pada zaman Hindia Belanda dulu, yakni Cheribon.

3. KA yang terinspirasi dari nama sungai

Apa ya nama KA yang terinspirasi dari nama sungai? Salah satunya dioperasikan oleh PT KAI Daop V Purwokerto, nih. KA Serayu namanya. KA yang melayani relasi Purwokerto (PWT)-Pasar Senen (PSE) PP ini namanya diambil dari nama sebuah sungai yang membentang dari Wonosobo hingga Cilacap di Jawa Tengah. Jika teman-teman pernah melihat sebuah sungai besar ketika naik KA dari arah Kroya (KYA) ke PWT, itulah Sungai Serayu.

4. Nama KA yang terinspirasi dari nama gunung

Nama KA yang terinspirasi dari nama gunung bisa dengan mudah ditemukan oleh pembaca pada KA kelas Argo. Kebanyakan, KA di kelas tersebut menggunakan nama gunung. Sebut saja salah satunya KA Argo Wilis, relasi Surabaya Gubeng (SGU)-Bandung (BD) PP. Namanya diambil dari nama Gunung Wilis di Jawa Timur yang terletak di antara Kabupaten Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek.

5. Nama KA yang terinspirasi dari nama tokoh

Pernah mendengar cerita mengenai cerita rakyat asal usul nama Banyuwangi? Dalam cerita rakyat tersebut diceritakan ada sebuah tokoh yang bernama Putri Sri Tanjung. Nama Sri Tanjung kemudian diabadikan menjadi nama sebuah KA yang berelasi Banyuwangi Baru (BW)-Lempuyangan (LPN) PP, yakni KA Sri Tanjung.

6. Nama KA yang terinspirasi dari nama kerajaan

Pembaca pasti sudah tidak asing dengan salah satu kerajaan yang punya wilayah kekuasaan hampir sama dengan wilayah Indonesia saat ini. Kerajaan ini bernama Majapahit. Salah satu KA yang dioperasikan PT KAI juga ada yang menggunakan nama kerajaan ini. KA Majapahit melayani relasi Malang (ML)-Pasar Senen (PSE) PP.

7. Nama KA yang terinspirasi dari nama hewan

Memang ada ya nama KA yang terinspirasi dari nama hewan? Jawabannya ada. Salah satunya adalah KA Sembrani, yang melayani relasi Surabaya Pasar Turi (SBI)-Gambir (GMR) PP. Sembrani merupakan nama hewan mitologi Jawa yang berwujud kuda bersayap.

8. Nama KA yang terinspirasi dari gabungan kata

Selain dari yang telah disebutkan di atas, penamaan KA juga bisa diambil dari kota tujuan yang kemudian digabungkan. Sebut saja salah satunya KA Probowangi. KA yang kini melayani relasi Banyuwangi Baru (BW)-Surabaya Gubeng (SGU) PP ini dulunya hanya melayani hingga Probolinggo (PB). Oleh sebab itu, KA ini diberi nama Probowangi yang merupakan kependekan dari Probolinggo-Banyuwangi.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: