Anak di Bawah Umur Curi Komponen Rel, PT KAI Divre II Sumbar Rugi Jutaan Rupiah

Thecocopost.id-PADANG, INDONESIA. PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) merugi hingga Rp50 juta. Kerugian disebabkan karena pencurian komponen rel berupa baut, pengait, dan pelat sambung rel oleh seorang anak di bawah umur.

Kasus pencurian komponen rel tersebut telah diungkap. Pelaku adalah tiga orang anak yang masih di bawah umur. Karena masih di bawah umur, pelaku akhirnya dilepas.

Selama 2019 di wilayah kerja PT KAI Divre II Sumbar, sudah terjadi 7 kasus pencurian aset PT KAI yang berupa baut, pengait, dan pelat sambung rel. Dari ketujuh kasus tersebut, hanya tiga kasus yang terungkap dan pelakunya adalah anak di bawah umur.

Mengenai motif, pelaku mengaku mencuri komponen rel tersebut untuk mendapatkan uang. Setelah mencuri komponen tersebut, pelaku menjualnya kepada pengumpul barang bekas.

Manajer Pengamanan PT KAI Divre II Sumbar, Jefry Indrajaya, mengatakan pihaknya telah memberi peringatan keras baik terhadap pelaku pencurian maupun pengumpul barang bekas agar tidak melakukan tindakan serupa kembali. Selain itu, dirinya juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar rel kereta api (KA) untuk lebih peduli ketika terjadi tindakan serupa. Hal ini dikarenakan komponen rel yang dicuri bisa membahayakan perjalanan KA, apalagi jika KA anjlok dan menghantam rumah warga sekitar.

Untuk menanggulangi hal serupa terulang kembali, PT KAI Divre II Sumbar menerjunkan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) untuk berpatroli di daerah rawan. Selain itu, ada juga sosialisasi mengenai cara menjaga keselamatan diri dan KA yang dilakukan kepada masyarakat sekitar jalur rel KA.

(ldr)

Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

error: Artikel Ini Dilindungi
%d blogger menyukai ini: