Ambil Pisau Sakti

Panas dan keras adalah jalan seorang anak kecil
Apakah dia hanya diam dan meratap
Ini cerita tentang panas api yang makin mendingin
Kenyataan ini adalah kiasan dengan segala ukiran

Aku hanya pengamat pisahan laut mati dengan perpindahan gerbang neraka
Tatkala tikam menikam terdapat suatu kecaman
Sadis bukan berarti membunuh dengan satu
Namun perpindahan yang halu dengan bayangan yang ada

Terhunus bukan berarti menjadi suatu arti untuk kehidupan
Para demi lara sangat memprihatinkan dengan kelemahannya
Menggebu dengan lara para Pandawa
Sudah waktunya untuk membawa obor kehidupan ucapku

Aku gunakan dengan bijak
Alat adalah cermin kelakuan pelaku yang ahli
Denganku semua menjadi pelangi dan mencair
Galah menjadi saksi tonggak sakti

Airlangga Nala Siswanto

Seorang mahasiswa yang biasa aja dan seorang duafa di negeri yang bernama Jember, dan mungkin berprofesi sebagai Tukang Sunat di masa depan, Cinta akan kedamaian...lahir di negeri Osing Banyuwangi dan memiliki impian untuk berguna bagi orang lain....Cieee Apa iya?....Penulis ini memiliki citra humor walaupun banyak garingnya....maka dari itu hargai ya soalnya kasian....Hobi penulis ini adalah ngewibu, membaca, dan ke masjid....salam sukses dan salam baca, yang penasaran bisa ngemail ke :airlangganalas@gmail.com atau kalo mau stalking di Ig: airlanggasiswanto (jika follow minta aja follback pasti di follback...maksa banget yak) itu aja makasih yak Uda ngerelain mbaca biodata gua yang nggak penting ini

%d blogger menyukai ini: