Agri Piramide Yang Berkelanjutan Sejati

DW.com

Bukan dari Mesir. Juga bukan dari negeri kincir angin yang terkenal inovasi pertaniannya, melainkan dari Burkina Faso.

Gak tau kerungu kan awakmu?

Baiklah. Burkina Faso adalah negara bekas jajahan Prancis yang terletak di Afrika Barat. Negara di daerah ini terkenal dengan iklimnya yang semi-gersang.

Dinamai Agri Piramide (AP) karena bentuknya kerangka bertingkat layaknya piramid. Temuan yang diciptakan Kevin Doumba ini mampu menghasilkan pangan dari 3 sumber sekaligus: pertanian, perikanan, dan peternakan.

Di Indonesia sudah ada sistem begitu. Namanya Minapadi. Jadi budidaya padi yang digabungkan dengan budidaya ikan air tawar.

Minapadi banyak ditemui di Jogja, khususnya Kab. Sleman. Sayang, Minapadi hanya cocok diterapkan di daerah tropis atau kaya air. Minapadi memang inovasi tapi kurang revolusioner karena tidak all out solution.

Agri Piramide ini lain cerita. AP dapat diaplikasikan di semua tempat termasuk yang beriklim ekstrim sekalipun. Bisa seperti itu karena prosesnya membatasi evaporasi sehingga memerlukan sedikit air.

Desain AP juga luar biasa karena sama sekali tidak memerlukan unsur kimiawi dalam prosesnya. Listrik pun berasal dari panel surya.

Tata letaknya, ditingkat atas terdapat kandang ayam. Dibawah kandang ada tangki kolam ikan. Yang disisi kanan & kiri tangki itu disambung dengan rak pipa tanaman hidroponik.

Operasionalnya begini: Setelah diberi pakan, ayam pasti mengeluarkan kotoran. Limbah itu akan jatuh ke tangki dan digunakan sebagai pakan ikan. Berikutnya sebagian air kolam akan difungsikan sebagai nutrisi tanaman dengan disalurkan secara otomatis lewat pipa sambung tadi.

Zero waste, mampu menghasilkan yield tinggi, & tempat yang dibutuhkan pun lebih kecil dibanding yang konvensional.

Suangar’kan Agri Piramide iki?

Maka, demi menghadapi krisis perubahan iklim yang sering digembar-gemborkan itu, baiknya bertani harus serba terintegrasi & zero waste. Itulah sejatinya berkelanjutan.

Tidak seperti dobol kemarin, yang… wes embuhlah!

(fmi)

Fadel M. Irfan

Jurnalis pertanian yang sangat senang sejarah.

%d blogger menyukai ini: