Ada Penumpukan Penumpang, PT KCI Normalkan Operasional KRL

KRL di Stasiun Jakarta Kota (Instagram/farhat_205)

Thecocopost.id-Penyesuaian operasional kereta rel listrik (KRL) yang dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) batal dilaksanakan. Pasalnya, penyesuaian tersebut tidak mendukung program pemerintah untuk melakukan social distancing demi mencegah penyebaran COVID-19.

Senin (23 Maret 2020) pagi, atau saat hari pertama penyesuaian operasional KRL, kepadatan penumpang justru terjadi di stasiun-stasiun KRL. Hal ini dikarenakan penyesuaian pola operasional membatasi jam operasional, jumlah KRL yang dioperasikan, dan memperpanjang headway. Selain itu, kepadatan ini juga disebabkan karena aktivitas perkantoran yang belum sepenuhnya diliburkan.

Menurut informasi yang diterima The Coco Post Indonesia, penyesuaian pola operasional KRL awalnya dengan cara membatasi jam operasional mulai pukul 06.00-20.00 WIB. Kemudian, KRL hanya melayani 713 perjalanan sehari dan headway diperpanjang menjadi 10-30 menit.

Dengan adanya kepadatan tersebut, PT KCI sekitar pukul 15.00 WIB akhirnya memutuskan untuk menormalkan kembali operasional KRL. Operasional KRL dikembalikan seperti sedia kala seperti jam operasional mulai pukul 04.00-24.00 WIB dan mengoperasikan 991 perjalanan KRL. Normalisasi operasional tersebut berlaku di 80 stasiun dan semua rute perjalanan KRL.

(ldr)


Lugas Rumpakaadi

Penggemar kereta api yang suka sambat di Twitter.

%d blogger menyukai ini: